Grab For Good, Bantu Masyarakat Manado Beradaptasi di Era New Normal -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Grab For Good, Bantu Masyarakat Manado Beradaptasi di Era New Normal

editor: hut_kamrin
Jumat, 10 Juli 2020

Grab For Food ikut membantu IKM dan UMKM menghadapi era new normal di Manado. Foto: Grab Indonesia

Manado, KOMENTAR.ID -- 
Grab telah meluncurkan Laporan Dampak Sosial 2019/2020 Edisi Kedua yang difokuskan pada dampak COVID-19 terhadap komunitas dan cara Grab meresponsnya. Di Indonesia sendiri, Grab telah berkomitmen lebih dari Rp260 miliar dan menciptakan lebih dari 24 inisiatif baru untuk meringankan dampak pandemi pada para mitra, garda terdepan, dan komunitas selama pandemi COVID-19. 

Di Manado, Grab telah menghadirkan 3 layanan baru untuk mendukung mitra, masyarakat, dan juga UMKM di tengah pandemi. Untuk mendukung masyarakat yang kini lebih banyak beraktivitas dari rumah, dan sekaligus membantu UMKM dan mitra Grab agar tetap memiliki penghasilan, Grab luncurkan layanan kurir GrabAssistant dan layanan belanja GrabMart. Memasuki era new normal, Grab juga menghadirkan layanan GrabProtect, armada khusus pertama di Indonesia yang memberikan perlindungan tambahan bagi mitra pengemudi dan pelanggan berupa partisi dari plastik tebal untuk keamanan perjalanan. 

Grab juga menghadirkan pengantaran tanpa kontak dan bekerja sama dengan petugas medis untuk melakukan edukasi kepada ratusan mitra merchant GrabFood untuk memastikan kebersihan dan keamanan proses usaha kuliner mereka.

Walikota Manado Dr Ir Godbless Sofcar Vicky Lumentut, SH, MSi, DEA  mengapresiasi seluruh program Grab di Kota Manado. “Langkah baik yang dilakukan Grab pastinya akan berdampak besar kepada masyarakat Manado sekarang dan masa depan. Para pengusaha kecil dan tradisional ini harus siap menghadapi new normal dengan tetap bisa menjalankan bisnisnya," jelas Lumentut. 

Lanjut walikota, pemerintah juga sudah siapkan lokasi bagi IKM dan UMKM untuk membuka usahanya kembali. "Program #TerusUsaha dari Grab merupakan wujud nyata kolaborasi sektor swasta dan pemerintahan yang dapat membantu digitalisasi UMKM agar memiliki daya saing dan lebih mudah dijangkau pembeli," ungkap Lumentut.

Sementara itu, Grab berharap program #TerusUsaha yang dijalankan di Kota Manado akan mendorong perekonomian masyarakat dalam waktu dekat.

"Inisiatif berasaskan gotong-royong yang sudah dijalankan oleh Grab selama pandemi ini kami harapkan mampu membantu masyarakat yang terkena dampak. Grab pun sudah membantu para mitra untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat agar tetap memiliki daya saing dalam pemulihan ekonomi di era tatanan kehidupan baru. Kami akan terus berupaya agar wirausahawan mikro atau bisnis sekecil apa pun mampu beradaptasi dalam era tatanan baru dan mempertahankan mata pencaharian mereka. Mari bersama ubah susah menjadi peluang dengan #TerusUsaha,” tutup Halim Wijaya, Head of East Indonesia, Grab Indonesia. (*)