Enam Pejabat Sangihe Ikut Uji Kompetensi -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Enam Pejabat Sangihe Ikut Uji Kompetensi

editor: komentar.id
Kamis, 23 Juli 2020

Ketua Panitia Uji Kompetensi Pemkab Sangihe, Harry Wolf. (istimewa/komentar.id)

Sangihe, KOMENTAR.ID

Enam pejabat Pemkab Sangihe mengikuti uji kompetensi terkait rencana mutasi yang akan digelar pemerintah setempat dalam waktu dekat.

Diketahui uji kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama, digelar panitia sesuai Persetujuan Komisi Aparatur Sipil Negara, lewat Rekomendasi No. B-1999 / KASN /2020 tertanggal 14 Juli 2020.

Uji kompetensi yang digelar Rabu (22/07/2020) diikuti enam pejabat esselon II di Ruang Serbaguna Kantor Bupati Sangihe, antara lain Kepala Dinas (Kadis) Penanaman Modal dan PTSP Vebe AK Bawole, Kadis Tenaga Kerja Dokta Pangandaheng, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Felix Gaghaube, Kadis Sosial Tadjudin Sainkadir, Sekretaris DPRD Aristarkus Pilat, dan Kepala Badan (Kaban) Kesatuan Bangsa dan Politik Danny Mandak. 

Ketua Panitia Uji Kompetensi PPT, Harry Wolf menyatakan, uji kompetensi bertujuan agar penempatan pejabat bersesuaian dengan disiplin ilmu sehingga tepat dari sisi penguasaan tugas dan fungsinya nanti.  

"Ukom (uji kompetensi) PPT  harus dilakukan agar seluruh pejabat dapat menguasai tupoksinya masing-masing dan mampu berinovasi," kata Harry seusai kegiatan.

Lewat Ukom lanjut Harry, sikap dan mental pejabat juga dijadikan acuan dalam penempatan jabatan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Siapapun pejabat harus mampu berkreasi dalam mengembangkan setiap program yang berjalan. Ketika pemimpin dapat memberikan seluruh waktunya demi membangun Sangihe, sistem birokrasinya juga akan berjalan dengan baik," ujarmya.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kepulauan Sangihe, Steven Lawendatu, yang juga selaku Sekretaris Panitia Ukom PPT menyatakan, uji kompetensi juga untuk mengisi kekosongan jabatan di sejumlah OPD, yakni Bapelitbang Daerah, Dinas Perlindungan Anak dan Perempuan Daerah, dan Dinas Koperasi dan UMKM, imbas aturan Batas Usia Pensiun.

"Enam pejabat ini akan menempati posisi-posisi OPD yang kosong tersebut, dan posisi yang mereka tinggalkan akan digantikan lewat  lelang jabatan," ungkap Steven yang juga menambahkan, secara teknis, ada dua tahapan yang harus dilalui keenam peserta PPT, yakni penulisan makalah yang sedang berjalan dan  Uji Wawancara Kompetitif untuk mengevaluasi potensi yang ada pada masing-masing PPT.

(gal/*)