Pedagang Pasar Bahu Yakin Bebas Covid 19, Ini Alasannya -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Pedagang Pasar Bahu Yakin Bebas Covid 19, Ini Alasannya

editor: rolly_sondakh
Senin, 08 Juni 2020

Aktivitas Pasar Bahu tetap Terapkan Protokol Kesehatan. (File KID)


Manado, KOMENTAR.ID


Dua orang pedagang Pasar Bahu Kota Manado yang terkonfirmasi positif Covid-19 menimbulkan persoalan baru di internal para pedagang. Bahkan hal itu dinilai akan mempengaruhi sistem perekonomian pasar.

Akan hal itu, pengurus Asosiasi Pedagang Pasar Bahu 66 Randy Rombon meminta supaya Pemerintah lewat instansi terkait transparan dengan data pasien tersebut. Sebab dari data yang ada, tidak menemukan adanya pedagang yang terkonfirmasi positif.

"Kami punya data lengkap disini, kalau dikatakan pedagang pasar bahu harus jelas siapa, karena ini bisa berpengaruh terhadap ekonomi pedagang. Dari 130 pedagang yang aktif, tidak ada yang terpapar, kecuali pedagang musiman yang menggunakan mobil," katanya.
Giat Penyemprotan Desinfekttan di Pasar Bahu. (File KID)

Lanjut Randy mengaku, dari hasil rapid tes massal yang dilakukan, seluruhnya dinyatakan non reaktif. "Kami sudah dua kali mengikuti rapid test, dan hasilnya negatif. Kenapa timbul informasi ada pedagang yang positif, ini patut dipertanyakan," tegas Randy yang diketahui pedagang cakalang fufu.

Ia sendiri mengaku, siap ketika akan dilakukan tes kembali, untuk memberikan jaminan kepada masyarakat kalau di pasar berdiri pada tahun 1966 itu aman dari Covid-19. "Kami siap di rapid ulang, supaya masyarakat tahu disini aman untuk lakukan aktivitas," tandas Randy.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Manado dr Ivan Sumendah membenarkan soal pasien positif tersebut adalah pedagang di Pasar Bahu. "Iya, hasilnya keluar setelah dilakukan rapid massal beberapa waktu lalu," tukas Sumendah.

Kadis menambahkan bahwa saat ini kedua pasien telah diamankan di Rumah Sakit dan Rumah singgah, sehingga tidak perlu ada kekuatiran untuk para pedagang. 

"Keduanya sudah diisolasi di rumah sakit dan rumah singgah. Apresiasi kepada gugus tugas yang berhasil menemukan kasus ini, karena begitu lebih efektif guna memutus mata rantai penularan, daripada pasien sakit yang datang lakukan pemeriksaan," tutur Sumendah Senin (08/06/2020).

Diketahui, untuk menghindari tanggapan negatif, pengurus Asosiasi Pedagang Pasar Bahu 66 eksis melakukan kegiatan penyemprotan Desinfektan di lokasi pasar, serta protap keluar masuk pedagang yang menekankan soal Social Distancing.

***