Pasien RS Pancaran Kasih Jadi Ajang Bisnis? -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Pasien RS Pancaran Kasih Jadi Ajang Bisnis?

editor: rolly_sondakh
Senin, 01 Juni 2020

Anggota DPRD Kota Manado Bambang Hermawan. (File KID)


Manado, KOMENTAR.ID


Pihak Rumah Sakit Pancaran Kasih Kota Manado diduga lakukan penyimpangan terkait pelayanan kesehatan terhadap pasien. Dugaan tersebut bahkan terkonfirmasi sekaligus dengan sogokan kepada keluarga pasien yang sudah meninggal, bertujuan untuk dimakamkan dengan protokol Covid-19

Seperti kesaksian salah-satu anak dari pasien yang meninggal setelah dirawat di rumah sakit yang terletak di Jalan Samratulangi Manado tersebut. "Setelah dimandikan, kami keluarga menolak papa dimasukkan di peti. Kemudian ada dokter yang hendak berikan uang, tapi kami tolak," bebernya.

Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa identitas oknum Dokter itu tidak diketahui, dikarenakan menggunakan pakaian medis atau Alat Pelindung Diri (APD). "Tidak tahu namanya karena pakai baju tertutup yang biasa digunakan petugas medis," tuturnya.

Dikonfirmasi terpisah Senin (01/06/2020), Komisi IV DPRD Manado melalui Bambang Hermawan menegaskan, pihak rumah sakit harus memberikan penjelasan terkait dugaan tersebut, sebab kata dia, bisa berpengaruh terhadap pelayanan masyarakat dari aspek kesehatan. 

"Pihak rumah sakit baiknya berikan edukasi kepada masyarakat soal itu, jangan ada manipulasi atau ajang pencaharian untuk kepentingan pribadi. Apalagi setiap pasien Covid yang meninggal ada protokol sendiri dalam hal penanganan," tandas Bambang.

Bambang sendiri mengaku sebagai mitra di lembaga legislatif akan merekomendasikan untuk mencabut ijin jika dugaan tersebut benar dan terbukti.  "Kalau terbukti benar, kami akan mengeluarkan rekomendasi cabut ijin. Dalam waktu dekat ini akan dipanggil hearing bersama komisi," pungkasnya.

***