Pasien 749 Bukan Penduduk Boltim, Sehan: Satgas Covid Tolong Cek dan Koreksi Datanya! -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Pasien 749 Bukan Penduduk Boltim, Sehan: Satgas Covid Tolong Cek dan Koreksi Datanya!

editor: dax_dacko
Kamis, 18 Juni 2020

Bupati Boltim Sehan Landjar (kanan) bersama Kadis Kominfo MH Egam. (Daud Timpal-Komentar.ID) 

Boltim, KOMENTAR.ID

Bupati Boltim Sehan Landjar benar-benar ingin memberi perlindungan menyeluruh termasuk menjamin kenyamanan hati dan pikiran warganya di masa pandemi Covid-19. 

Salah satunya dengan menangkis data dan informasi yang disampaikan Satuan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (18/06/2020).

Di mana dalam informasi itu disebut ada penambahan satu warga Boltim jenis kelamin laki-laki berusia 29 tahun, sebagai Pasien Positif Covid-19. 

Kepala Dinas Kominfo Boltim Drs Muhamad Hamdi Egam melalui rilis yang diterima media ini menyampaikan pesan Bupati Sehan Landjar terkait informasi dan data yang disampaikan gugus tugas provinsi.

“Yang bersangkutan bukan penduduk Boltim, hanya dalam KTP kelahirannya Boltim. Pasien positif tersebut adalah sebagimana keterangan hanya kelahiran Buyat Boltim dan dia pindahan dari Papua ke Maluku Utara (Malut),” sebut Sehan dalam rilis.

“Di mana akhir bulan Mei lalu yang bersangkutan akan melakukan perjalanan kunjungan ke keluarga di Desa Buyat Kecamatan Kotabunan sebagai kampung kelahiran, namun petugas langsung memberlakukan protap dengan diisolasinya di Manado sejak tanggal 22 Mei sampai 13 Juni. Jadi yang bersangkutan hanya kelahiran Boltim, tapi bukan penduduk Boltim,“ tegasnya.

Dengan kasus tersebut Bupati Sehan Landjar langsung memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boltim Eko Rujadi Marsidi SKM ME agar meminta Gugus Tugas/Jubir Covid-19 Sulut untuk merubah alamat bersangkutan sebagaimana alamat domisili di KTP.

“Harusnya yang disebutkan adalah tempat di mana pasien tersebut berdomisili. Yang disebutkan alamatnya dalam KTP dan bukan tempat kelahirannya,” sebut Landjar.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Boltim Eko Ruyadi  Marsidi mengatakan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sulut, karena yang bersangkutan beralamatkan atau KTP Sorong Papua.

***