Menuju WBK dan WBBM Tahun 2020, 4 Kajari Menghadap Kajati Sulut -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Menuju WBK dan WBBM Tahun 2020, 4 Kajari Menghadap Kajati Sulut

editor: rolly_sondakh
Selasa, 16 Juni 2020

Kajati Sulut Terima Presentase 4 Kajari jelang WBK dan WBBM 2020. (File Humas Kejati)

Manado, KOMENTAR.ID

Empat Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) yakni Kajari Minahasa Selatan (Minsel), Kajari Manado, Kajari Kepulauan Talaud dan Kajari Minahasa Utara (Minut) melaksanakan presentase tentang progres Pembangunan Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) Selasa (16/06/2020) berlokasi di lantai 4 kantor Kejati Sulut.

Pemaparan tersebut disaksikan langsung Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara (Sulut) Andi Muh Iqbal Arief, SH MH selaku Pimpinan Satuan Kerja (Satker) yang didampingi seluruh jajaran Kejati Sulut.

Empat Kejaksaan Negeri tersebut merupakan lembaga yang disiapkan dan diusulkan langsung Kajati Sulut untuk mengikuti penilaian Satuan Kerja Pembangunan Zona Integritas menujuk WBK/WBBM oleh Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan selaku Tim Penilai Internal (TPI) pada tanggal 24 Juni 2020.

Pemaparan sekaligus laporan itu dilaksanakan denga mekanisme pembagian waktu  berdurasi 30 menit, 10 menit pertama pemaparan dan selanjutnya pemutaran video pencapaian pembangunan ZI menuju WBK, serta evaluasi di 10 menit terakhir.

Pada prinsipnya, keempat Kajari berkomitmen untuk melaksanakan saran dan masukan dari Kajati Sulut dan peserta yang hadir untuk mencapai WBK dan WBBM di Kejari masing-masing.

Sementara, Kajati Sulut berharap yang diusulkan dapat berhasil masuk menjadi WBK dan WBBM, bukan hanya dorongan di Internal Kejati Sulut, tapi keinginan dari Satker yang bersangkutan dan didukung jajarannya, hingga ada kebersamaan dan kekompakan yang sangat diperlukan. 

"Mudah-mudahan pemaparan tanggal 24 Juni 2020 dihadapan Tim Penilai Internal (TPI) dapat semaksimal mungkin dari apa yang sudah kita persiapkan ini. 
Selain itu tujuan dari pembangunan ZI menuju WBK dan WBBM agar instansi Kejari yang bersangkutan menjadi instansi yang benar bebas dari korupsi dan membuat kinerja dalam penegakan hukum menjadi lebih baik," tandas Kajati Sulut.

***