Dugaan Korupsi: Kejari Diminta Periksa Rekening Kepsek SMK 1 Amurang Teli Ticoalu -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Dugaan Korupsi: Kejari Diminta Periksa Rekening Kepsek SMK 1 Amurang Teli Ticoalu

editor: hut_kamrin
Kamis, 18 Juni 2020

Kepala SMK 1 Amurang Teli Ticoalu (kiri), tokoh pemuda Minsel Jenry Mandey. Foto: Kolase KOMENTAR.ID 
Manado, KOMENTAR.ID --
Desakan memeriksa kekayaan termasuk dugaan rekening gendut menyasar ke kepala sekolah bertaraf SMK. Sejumlah pihak meminta Kejaksaan Negeri Amurang atau Polres Minsel  memeriksa kekayaan dan rekening Kepala SMK 1 Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Teli Ticolalu. Desakan ini berkaitan dengan Pengelolaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) saat Ticoalu menjabat SMK 1 Sinonsayang, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Sulawesi Utara.

Sumber KOMENTAR.ID membeberkan, realisasi dana BOS sejak 2016 hingga Juni 2019 tidak jelas. Katanya, dana per tahun sebesar Rp500.000.000. Dana itu menurut sumber dikelola Ticoalu, yang saat ini sudah menjadi Kepala SMA Amurang Minsel.

”Kami menduga ada laporan fiktif," tulis sumber ke redaksi KOMENTAR.ID, Kamis (18/6/2020).

Ia mengendus ada transaksi Rp2 miliar di rekening pribadi Ticoalu. Pada keluhan selanjutnya, sumber merinci, ada potongan beasiswa sebanyak Rp50.000 hingga Rp100.000.
Rekening yang sama lanjut sumber, diduga menampung tagihan gaji THL sebesar Rp500.000. Pun termasuk siswa yang akan turun PKL, konon ditagih Rp600.000. "Kami melacak informasi, anggaran sekolah dikelola kepala sekolah. Bendahara tidak pegang uang," sentil dia.

Pria itu mengutarakan, ada biaya monitoring sebesar Rp600.000 per bulan. Dalam prakteknya, monitoring dilaksanakan empat bulan sekali.

"Pada tahun lalu, kepsek diduga memilik dua rekening dengan total nilai Rp2.000.000.000 lebih.

Pada tahun 2019 lalu, sumber menambahkan, ada informasi dana Rp500.000.000. Anggaran sebesar itu untuk pengadaan Tep sebanyak 50 unit dengan harga satuan Rp.2.000.000. "Tidak pernah dipertanggungjawabkan selama ini," tutur dia.

Mengenai sinyalemen rekening gendut itu, tokoh muda Minsel Jenry Mandey meminta aparat penegak hukum memeriksa isi rekening Ticoalu. "Informasi itu sudah sempat beredar. Polres Minsel atau lembaga lain seperti Kejari, harusnya menelusuri jejak transaksi rekening. Termasuk aset lain. Itu juga harus diperiksa. Karena dia (Ticoalu) mengelola uang negara," komentar Mandey.

Tentang pengelolaan anggaran itu, Teli Ticoalu menjelaskan, bahwa dana BOS sudah diperiksa. "Di sekolah saya sudah diperiksa oleh inspektorat dan sekolah saya adalah sample inspektorat dari tahun 2016-2019 dan 2018 sample BPK 2020 Feb sample BPK," jelas Ticoalu kepada wartawan, Kamis siang.

Begitu pun beasiswa diambil sendiri oleh siswa di bank. "Mengenai Prakerin saya sudah tidak mengatur karena sudah pindah sekolah. Mengenai pembelian Tep sudah dibawa ke sekolah oleh perusahaan 251 pcs," jelas Ticoalu.

Ia menambahkan, laporan itu sudah diperiksa Reskrim Polres Minsel yang ditangani Ari Prakosa. Konon laporan dilancarkan aktifis Maikel Tilung. (*)