Dinas PMD Boltim Sosialisasikan Dua Aplikasi Baru Desa, UKP: Untuk Mempermudah Monitoring -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Dinas PMD Boltim Sosialisasikan Dua Aplikasi Baru Desa, UKP: Untuk Mempermudah Monitoring

editor: dax_dacko
Rabu, 24 Juni 2020

Sosialisasi e-HDW dan Aplikasi Desa Melawan Covid-19 dilakukan Dinas PMD Boltim. (Daud Timpal-Komentar.ID)

Boltim, KOMENTAR.ID 

Dua program aplikasi yakni e-HDW dan aplikasi Desa Melawan Covid 19 yang diluncurkan oleh pemerintah pusat belum lama ini, langsung disosialisasi Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD).

Kepala Dinas PMD Uyun Kusnaefi Pangalima (UKP) menjelaskan, sosialisasi dua aplikasi, yaitu Desa Melawan Covid-19 dan e-Human Development Worker (e-HDW) di Kantor Dinas PMD Tutuyan, Selasa (23/06/2020), diikuti dua kecamatan masing-masing Tutuyan dan Kotabunan.

Kepada KOMENTAR.ID, UKP menjelaskan, aplikasi tersebut bisa membantu atau menginformasi kepada masyarakat melalui pemerintah desa lebih khusus operator di desa dalam hal perkembangan informasi dan cara pencegahan serta penanganan Covid-19 serta juga dalam mendeteksi kesehatan masyarakat.

Aplikasi Desa Melawan Covid-19 ini dikembangkan untuk mendukung pelaksanaan protokol penanganan wabah virus corona baru yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri Desa PDTT Nomor 8 tahun 2020 tentang Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai.

Masih menurut UKP, aplikasi ini akan membantu Relawan Desa Lawan Covid-19 dalam melaksanakan kegiatan dan aktivitasnya untuk memberikan edukasi dan informasi tentang bahaya virus corona ke masyarakat, serta pengumpulan data secara nyata terkait penyebaran virus dan dampaknya bagi masyarakat yang bisa memudahkan proses pelaporan atas kondisi di desa terkait Covid-19.

"Aplikasi Desa Melawan Covid-19 bisa mengakses berbagai materi pencegahan Covid-19 dan membagikannya kepada masyarakat. Nantinya relawan akan mengirimkan laporan mingguan dan bulanan melalui aplikasi Desa Lawan Covid-19 ini. Data-data tersebut selanjutnya dapat diakses oleh pemerintah desa, pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk pengambilan kebijakan terkait pencegahan dan penanganan Covid-19 di daerah," sebut UKP.

Tidak hanya itu, aplikasi lainnya e-HDW bisa digunakan untuk memastikan layanan intervensi gizi masyarakat di masa pandemi Covid-19.

Sosialisasi diikuti oleh pemerintah dan perangkat desa. (Daud Timpal-Komentar.ID)

"Dalam kondisi wabah COVID-19, layanan kepada keluarga program 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) penting untuk tetap dilakukan untuk percepatan penanganan stunting. Aplikasi ini akan membantu para Kader Pembangunan Manusia (KPM) dalam memantau dan mendukung peningkatan konvergensi Intervensi Gizi Keluarga di masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Camat Kotabunan Ahmad Alhaed SHi, pihaknya ikut melibatkan semua desa dikecamatan Kotabunan untuk mengikuti sosialisasi tersebut meski ada beberapa desa yang dihadiri sekdes saja.

Menariknya sejumlah kepala desa (sangadi) yang ikut menghadiri sosialisasi tersebut kepada wartawan mengatakan, dengan adanya aplikasi yang baru pihaknya akan menyiapkan dua orang operator khusus didesa.

Muhamad Nur Alhaed Kades Tombolikat, Hartono Buntuan Kades Tutuyan II, serta Ipin Modeong Kades Buyat tak lupa ikut memberikan apresiasi kepada Pemkab Boltim dalam keseriusan penanganan Covid-19.

***