Abaikan Social Distancing, Warga Berdesakan Terima Uang VAP Pecahan Rp100.000 -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Abaikan Social Distancing, Warga Berdesakan Terima Uang VAP Pecahan Rp100.000

editor: hut_kamrin
Rabu, 17 Juni 2020

Warga Boltim berdesakan menerima uang dari VAP, Rabu (17/6/2020). Foto: Dok.KOMENTAR.ID
Boltim, KOMENTAR.ID --
Sosok Vonnie Anneke Panambunan (VAP) makin menarik minat warga di masa pandemi Covid-19. Di Bolmong Timur, VAP ditemui belasan warga di bibir jalan, Selasa (17/6/2020). Turun bermaksud sosialisasi dirinya yang berniat maju di Pilkada 2020, VAP dicegat warga Boltim.

Terpantau KOMENTAR.ID, VAP menggunakan mobil Fortuner  DB 6123 GO. Ia membagikan stiker bertuliskan VAP ditambah pecahan uang Rp50 dan Rp100. Tak peduli social distancing (jaga jarak),  warga berhamburan di bahu jalan raya dan halaman rumah. Sebagian berdesakan di samping mobil, menerima uang pemberian VAP.
Warga Boltim berdesakan menerima uang dari VAP, Rabu (17/6/2020). Foto: Dok.KOMENTAR.ID
Bupati Minahasa Utara itu, tampak senyum sungging menatap warga sambil membagikan uang. Deretan mobil tim sukses juga terpantau ikut membagikan masker berwarna biru tua yang bertuliskan VAP ikut dibagikan ke warga. Mulai dari pusat Kota Boltim Tutuyan hingga ke Buyat, perbatasan Boltim-Mitra.

"Kita dapa 100 ribu (saya terima Rp100 ribu," sebut Sheila dan Novalia, warga Boltim dengan wajah sumringah.

"Pe bae-bae itu ibu," tambah keduanya.

"Bahkan ada juga yang mendapatkan lebih dari 100 ribu karena sopir juga ikut membagikan," ujar Vian, warga Kecamatan Tutuyan.
Warga Boltim berdesakan menerima uang dari VAP, Rabu (17/6/2020). Foto: Dax/KOMENTAR.ID
Tak heran Jalan Trans Sulawesi Lingkar Selatan sempat dibuat macet beberapa saat karena ratusan warga berjubel ke jendela mobil di mana VAP berada.

Menariknya aksi membagikan uang tersebut ikut diapresiasi banyak kalangan ibu ibu. ”Kalu cantik babagini kong jaga barbage rejeki itu calon gubernur sonyanda salah kase bakupar dengan pe Bupati Sehan Landjar," komentar sejumlah ibu-ibu saat ditemui media. (dax)