Tegaa.... Pria Paruh Baya Ini Cabuli Anak Dibawah Umur Hingga Hamil -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Tegaa.... Pria Paruh Baya Ini Cabuli Anak Dibawah Umur Hingga Hamil

editor: nox_nino
Selasa, 12 Mei 2020

Tersangka saat digelandang Tim URC Totosik ke Polres Tomohon.


Tomohon, KOMENTAR.ID

Aksi tak terpuji selama ini yang dilakoni, FAT (50) warga Walian Tomohon Selatan akhirnya tamat di tangan Tim URC Totosik Polres Tomohon, pada Selasa (12/05-2020).

Pria paruh baya yang berprofesi sebagai tukang ini akhirnya diringkus setelah diduga melakukan persetubuhan dengan anak dibawah umur.

Sebut saja Jingga (nama disamarkan) salah satu pelajar yang masih berumur 16 tahun, akhirnya hamil akibat perbuatan bejat tersangka yang ternyata sudah lama dilakukan.

Kapolres Tomohon, AKBP Raswin B Sirait ketika dikonfirmasi melalui Katim URC Totosik Polres Tomohon, Bripka Yanny Watung membenarkan hal tersebut.

Dijelaskan Watung, usai mendapat laporan dari pihak keluarga korban, pihaknya langsung turun mencari keberadaan tersangka. Benar saja, saat diamankan di rumahnya, tersangka sudah tak mampu lagi mengelak, dan mengakui perbuatannya tersebut.

"Dari keterangan tersangka, terungkap kejadian kelam ini terjadi pada tahun 2013 silam. Saat itu korban masih berumur 9 tahun, dimana waktu itu tersangka mendapati korban sementara mandi di rumah neneknya yang kebetulan bertetangga dengan tersangka. Tersangka kemudian  menghampiri korban dan membujuk dengan memberikan uang sebanyak Rp.5000,- agar dapat mengikuti hasrat bejatnya," jelasnya.

Dijelaskan lagi, tak sampai situ, tersangka lalu mengajak korban kedalam kamar mandi dan langsung menelanjangi korban dan mencium serta (maaf) monggosok-gosok kemaluan tersangka ke kemaluan korban.

"Kejadian kedua dan berikutnya terjadi pada bulan Desember 2019 sampai bulan Maret 2020, dimana tersangka  telah menyetubuhi korban sebanyak empat kali di lokasi yang berbeda. Modus tersangka yakni, mengancam dan setiap berhubungan badan dengan korban, tersangka membujuk dengan imbalan uang sejumlah Rp.100.000," urai Katim 

Menurut dari keterangan korban, dirinya pertama kali disetubuhi oleh tersangka sejak korban berusia 11 Tahun dan berulang-ulang sampai dengan bulan Desember 2019.
Pada Bulan November 2019l, tersangka dalam keadaan mabuk mendatanginya dalam kamar, dan  mendorong korban sampai jatuh di tempat tidur dan memaksa korban untuk mengikuti keinginannya berhubungan badan," jelasnya.

Katim menambahkan, korban saat ini sudah dalam keadaan hamil dengan usia sekitar 5 Bulan. Tersangka sudah kami amankan di Polres untuk mempertanggung-jawabkan perbuatannya.