Maraton Bagi Takjil dan Masker Gratis, Amalia Ramadhan Landjar Imbau Warga Patuhi Anjuran Pemerintah -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Maraton Bagi Takjil dan Masker Gratis, Amalia Ramadhan Landjar Imbau Warga Patuhi Anjuran Pemerintah

editor: dax_dacko
Kamis, 14 Mei 2020

Amalia (kanan) saat membagikan takjil dan masker untuk warga. (daud timpal/komentar.id)

Boltim, KOMENTAR.ID

Darah dan jiwa sosial yang tinggi dari Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar SH dan Nursiwin Landjar Dunggio, terus mengalir pada sosok ananda Amalia Ramadhan Landjar SKM atau akrab disapa Ama.

Buktinya di musim pandemi Covid-19, Amalia selang beberapa hari rutin mengunjungi warga secara door to door, disejumlah kecamatan yang tersebar di Kabupaten Boltim.

Pada Senin dan Selasa (11-12/05/2020), Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia( KNPI) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur terpantau kembali melakukan pembagian takjil atau makanan untuk berbuka puasa serta masker secara gratis bagi masyarakat  yang berada di Kecamatan Modayag dan Kecamatan Kotabunan.

Tak sungkan-sungkan Amalia sekira pukul 17:00 Wita turun langsung menyapa warga yang berada di atas kendaraan yang melintas di jalan trans Sulawesi lingkar selatan untuk memberikan takjil dan masker.

Dalam melakukan aksinya, Amalia juga ikut dibantu sejumlah pengurus KNPI Kotabunan serta warga sekitar untuk ikut membagikan ratusan kemasan takjil (snak) untuk buka puasa dan ratusan alat pelindung diri berupa masker.

"Ada ribuan masker yang sudah disiapkan untuk dibagikan. Ini tidak seberapa namun dengan tulus saya lakukan untuk saling berbagi dengan warga di sini,” sebut Amalia saat melakukan pembagian di Kotabunan, Selasa (12/05/2020).

Amalia mengaku dirinya melakukan hal sosial ini sudah dari jauh hari sebelumnya, hanya saja rencana tersebut baru terwujud pada bulan ramadhan di masa pandemi Covid-19 ini.

"Sejak dua bulan sebelum bulan Ramadhan, KNPI sudah merencanakan program sosial termasuk pembagian takjil bagi masyarakat. Namun baru bersamaan dengan adanya pembatasan dan ruang gerak akibat Covid-19 sehingga harapan itu baru terwujud sekarang ini,” ungkap Amalia.

Menyadari pandemi Covid-19 adalah persoalan bersama, menyikapi kondisi itu, Amalia telah menyiapkan ribuan masker untuk diberikan kepada warga di desa yang membutuhkan.

“Saya menyediakan lebih dari lima ribu lembar masker. Tetapi memang belum semuanya terdistribusi ke warga, karena masih banyak yang tertahan juga di Jakarta, tetapi nanti yang lainnya akan menyusul,” ujar Amalia.

Perempuan kelahiran 27 Maret 1991 ini juga mengajak masyarakat agar menaati anjuran pemerintah daerah melakukan physical distancing atau saling menjaga jarak, serta selalu memakai masker guna menghindari penyebaran Covid-19 di Kabupaten Boltim.

“Saya berharap masyarakat untuk mari kita saling mengingatkan dan mendoakan agar terhindar dari virus Covid 19. Ama berharap dengan adanya pembagian takjil ini dapat meringankan keluhan warga sambil menunggu program bantuan pemerintah daerah
karena apa yang diberikan ini semata karena ikhlas untuk meringankan beban rakyat,” tukasnya.

***