Bansos Pemkot Manado, Pekerja Seni Bak "Kekasih tak Dianggap" -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Bansos Pemkot Manado, Pekerja Seni Bak "Kekasih tak Dianggap"

editor: rolly_sondakh
Rabu, 20 Mei 2020

Anggota DPRD Kota Manado Robert Tambuwun SH. (File KID)

Manado, KOMENTAR.ID


Anggota DPRD Kota Manado Robert R L Tambuwun SH mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado harusnya lebih memperhatikan nasib para pekerja seni yang tidak sedikitpun tersentuh bantuan dari Pemkot. 

Padahal Kata Tambuwun, pekerja seni juga salah-satu kelompok yang terdampak langsung akibat status darurat Pandemi Covid-19.  Kata Tambuwun, Pemerintah terlalu fokus dengan hal lain, hingga tidak melirik sedikitpun terhadap profesi ini

"Kiranya pihak Pemkot Manado, khususnya Dinas Pariwisata melihat profesi yang satu ini. Mereka adalah stake holder yang punya andil besar dalam kemajuan sektor pariwisata Kota Manado, jangan di anak tirikan," kata Tambuwun Rabu (20/05/2020).

Lebih lanjut Tambuwun menjelaskan, akibat dari status darurat Covid-19, para pekerja seni kesulitan membiayai kehidupan sehari-hari dikarenakan sumber pendapatan tutup sementara. Menurut Obe sapaan akrabnya bahwa profesi pekerja seni selain menunjang pariwisata, juga mendukung pendapatan PAD Kota Manado sebelum adanya wabah ini.

"Kita tahu bersama saat ini THM sementara ditutup karena Covid-19, bahkan diperpanjang hingga akhir Bulan Mei. Kalau seperti itu mau dapat penghasilan darimana. Kasihan, sedangkan mereka juga memiliki keluarga," tegas Obe.

Meski begitu Ia sendiri berharap agar pemerintah lewat instansi terkait untuk mengambil langkah responsif soal penyaluran bantuan. "Harapannya pemerintah bijaksana salurkan bantuan, jangan terlihat tidak adil. Apa bedanya pekerja seni dengan yang lain," tandas personil Komsi I DPRD Manado itu.

***