Upah Belum Terbayar, THL Curhat ke Legislator Manado -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Upah Belum Terbayar, THL Curhat ke Legislator Manado

editor: rolly_sondakh
Selasa, 07 April 2020

Ketua Komisi III DPRD Manado Ronny Makawata dan Ketua Komisi IV Lilly Walandha. (File Komentar.ID)


Manado, KOMENTAR. ID


Anggota DPRD Kota Manado Ronny Makawata mengaku prihatin soal pembayaran upah THL Guru dan THL di sejumlah Puskesmas di Kota Manado yang belum juga terbayarkan. Kata legislator yang akrab disapa Roma itu, dengan kondisi saat ini, siapapun sangat membutuhkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Miris, karena mereka punya keluarga yang otomatis membutuhkan upah untuk memenuhi setiap kebutuhan. Apalagi dengan kondisi saat ini, dan itu hak," ujar Roma via telepon Selasa (07/04/2020).

Hal itu diungkapkan Roma guna menindaklajuti aspirasi dan laporan yang masuk pada dirinya. "Saya bicara sebagai anggota DPRD, dan hal ini akan diteruskan kepada rekan-rekan di komisi IV," kata Roma.

Ia menambahkan bahwa keterlambatan upah atau gaji para guru dan THL patut dipertanyakan, pasalnya anggaran sudah ditata dalam APBD induk dan perubahan tahun 2019. "Ada laporan katanya TTP selama bulan November belum terbayar, bahkan ada yang sampai 4 bulan, padahal dananya ada. Kemana anggaran tersebut, kasihan mereka ASN di puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat," tutur Roma.

Terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Manado Lilly Walandha saat dikonfirmasi menjelaskan, pembayaran upah tergantung pengajuan dari puskesmas-puskesmas yang ada. Menurut Walandha, semua pembayaran harus sesuai dengan mekanisme administrasi atau kelengkapan berkas.

"Sebagai mitra kerja tentu akan berikan solusi. Waktu lalu kami sudah menganjurkan untuk para THL di puskesmas, langsung ke bagian keuangan puskesmas tempat mereka bekerja, kalau tidak ada berkas bagaimana mau dibayarkan," tukas legislator 2 periode itu.

(*)