Terkait Bantuan Pemkot, Jurani Minta Dinsos Kerja Profesional -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Terkait Bantuan Pemkot, Jurani Minta Dinsos Kerja Profesional

editor: rolly_sondakh
26 April 2020

Anggota DPRD Kota Manado Jurani Rurubua. (File pribadi)


Manado, KOMENTAR.ID


Penyaluran Bantuan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado bagi masyarakat terdampak Covid-19 yang dibagi secara bertahap per Kecamatan dipertanyakan.

Bahkan, Dinas Sosial yang melaksanakan proses tersebut mendapat sorotan, karena dianggap tidak mampu menerjemahkan kondisi masyarakat melalui instruksi Pak Walikota Manado.

"Pembagian sembako yang di lakukan dinas sosial kota Manado harusnya serentak ke setiap kecamatan, tidak hanya diberikan ke satu kecamatan saja dengan cara bergilir.  Yang butuh bukan hanya 1 kecamatan saja, tapi seluruh masyarakat kota Manado," kata Anggota DPRD manado Jurani Rurubua Minggu (26/04/2020).

Jurani menambahkan, perlu ada sinergi antara Pemkot dan tim pelaksana dalam aksi kemanusiaan tersebut, hingga benar-benar dirasakan masyarakat manfaat dari bantuan itu.

"Harusnya pemerintah serahkan saja ke tiap-tiap kecamatan, nanti disalurkan lewat kelurahan dan kepala lingkungan, kalau bisa bekerja sama dengan aparat kepolisian atau TNI agar bisa di kawal dengan tertib," tutur legislator PSI itu.

Jurani sendiri menilai bahwa pola bantuan logisltik tersebut keliru karena masyarakat sudah jenuh menunggu.

"Pola pendistribusian bantuan dengan cara seperti ini tidak profesional dan akan membuat masyarakat menunggu terlalu lama, bayangkan saja sudah sebulan lebih masyarakat menunggu bantuan pemerintah di rumah dan banyak yang sudah kena PHK," bebernya.

Diketahui dari 11 kecamatan di Kota Manado data Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Singkil dan Tuminting  yang paling tinggi.

***