SBY Elus Dada Lihat Bansos Covid-19, Warganet: Lah Ente Nyumbang Apa -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

SBY Elus Dada Lihat Bansos Covid-19, Warganet: Lah Ente Nyumbang Apa

editor: hut_kamrin
Minggu, 26 April 2020

Susilo Bambang Yudhoyono, mantan Presiden RI
Jakarta, KOMENTAR.ID --
Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku prihatin masih ada yang membanding-bandingkan angka bantuan untuk masyarakat yang terdampak wabah Covid-19 di Indonesia.

"Saya 'mengelus dada' jika di media sosial ada yang membanding-bandingkan bantuan yang satu dengan yang lain, selama itu sifatnya bantuan pribadi. Bukan bantuan negara yang menggunakan uang negara, yang tentunya harus adil dan tepat sasaran," kata SBY lewat Facebook yang dikutip di Jakarta, Sabtu (25/4/2020).

Berita tersebut mendadak viral di media sosial. Akun Facebook @Martukko membagikan tautan sambil berkomentar: SBY NGELUS DADA LIAT BANTUAN MASYARAKAT DAMPAK VIRUS CORONA,,LAACH ENTE NYUMBANG APA,,,

@Dengsi Hasibuan: Mantan presiden tapi kok mempermalukan presiden

@Tens Kurniaone: Cuman ngelus dada, anak saya yg kecilpun bisa, beri solusi masa mantan presiden g bisa.

@Rustam Huria Panjaitan: Kalau waras balikin aja dari proyek mangkrak dan century salurkan jadi bantuan.

Sebelumnya diberitakan Teropongsenayan.com, menurut SBY, pemerintah telah mengeluarkan dana dan anggaran yang besar untuk membantu rakyat yang sedang susah. Alangkah mulianya, jika kalangan masyarakat mampu apalagi sangat mampu juga mengulurkan bantuannya kepada kaum yang memerlukan.

Kita harus menambah dan meningkatkan amal kita kepada sesama. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk kita bisa berbagi dan membantu mereka yang memerlukan," ujarnya.

Tentu, SBY mengatakan bentuk bantuan bisa macam-macam seperti nasi kotak untuk berbuka puasa atau dibagikan kepada para petugas medis di rumah sakit yang merawat penderita Covid-19 dan berupa sembako yang dibagikan untuk masyarakat.

Selain itu, kata SBY, bantuan juga bisa diberikan dalam bentuk dana tunai (cash) yang bisa ditransfer kepada mereka yang sangat memerlukan. Kemudian, bisa juga memberikan alat dan perlengkapan untuk mencegah infeksi Covid-19.

Sebelumnya, di media sosial ramai dengan perbandingan bantuan sosial yang diberikan oleh Pemprov DKI Jakarta dengan Pemprov Jawa Barat ditengah merebaknya wabah virus corona.

Hal ini memunculkan banyak spekulasi di media sosial kalau bantuan yang diberikan Pemprov Jabar lebih besar daripada Pemprov DKI.

Salah satu netizen mengatakan kalau Pemprov Jabar mendistribusikan sembako ke masyarakat sebesar Rp 500 Ribu/KK lebih besar dari DKI Jakarta menyalurkan Rp 149.500/KK.

"Ayooo Cari perbedaan BANSOS DARI PEMPROV JABAR DENGAN PEMPROV DKI INI YAA....... MAKA KITA AKAN MENEMUKAN SIAPA PEMIMPIN YANG AMANAH DAN BEKERJA DENGAN JUJUR..," kata @Dtanjung15 malelui cuitan twitternya, Jumat (17/04/2020).

Foto tersebut tampak paket sembako dari Jawa Barat berisi barang-barang senilai Rp 350.000 dan uang tunai sebesar Rp 150.000. Lebih besar dibandingkan paket sembako dari DKI Jakarta berupa barang sebesar Rp 149.500 tanpa uang tunai di dalamnya.

Setelah ditelusuri memang benar kalau Jawa Barat menyalurkan bantuan sembako sebesar Rp 500.000/KK untuk warga jawa barat disalurkan sebulan sekali.

Untuk Bansos Pemprov Jabar mengucurkan anggaran Rp 281,795 miliar, sehingga total anggaran untuk provinsi Jabar adalah Rp 4,978 triliun. (***)