Pemprov Sulut Ajak Masyarakat Saling Menguatkan Hadapi Covid-19 -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Pemprov Sulut Ajak Masyarakat Saling Menguatkan Hadapi Covid-19

editor: tino_mk
Rabu, 15 April 2020


Manado, KOMENTAR.ID

Berbagai upaya terus dilakukan pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) untuk memerangi virus corona atau Covid-19. Mulai dari anjuran kegiatan belajar-mengajar dari rumah, kerja dari rumah atau Work From Home (WFH), jaga jarak atau hindari keramaian agar mata rantai penyebaran Covid-19 bisa terputus.

Pun demikian, adapula ajakan pemprov di bawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw seperti hindari stigma sosial atau pandangan negatif terhadap pasien Covid-19 maupun PDP dan ODP, karena bisa berdampak pada ketakutan seseorang yang mungkin punya gejala untuk memeriksakan diri ke ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya. 

Yang lebih parah lagi, mereka (pasien Covid-19) bisa saja lari dari perawatan dan berpeluang menularkan virus tersebut ke orang lain. Pandangan negatif terhadap mereka yang terkonfirmasi Covid-19 juga bisa berdampak menimbulkan stres dan mengganggu bahkan memperparah kondisi mereka.

“Untuk itu, mari kita sebagai masyarakat yang baik agar saling mendukung satu sama lain baik yang terkonfirmasi virus maupun tidak. Dengan begitu, secara tidak langsung kita telah membantu proses penyembuhan bagi mereka yang terkonfirmasi Covid-19,” ujar Gubernur Olly.



Gubernur Olly juga meminta segenap stakeholder, baik tokoh agama, tokoh masyarakat dan segenap elemen masyarakat untuk terus bersatu hati berdoa, memohon dan meminta perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk menjaga dan melindungi Bumi Nyiur Melambai beserta seluruh warga dan Indonesia, agar terhindar dari pandemi Virus Corona. 

“Mari kita segenap masyarakat Sulut dimanapun berada, kita bersatu hati berdoa memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa untuk melindungi dan meluputkan kita dari wabah virus corona yang sedang melanda dunia. Kita yakin dengan iman percaya, doa kita menjadi kekuatan untuk menjalani kehidupan ditengah-tengah situasi dan kondisi saat ini,” lanjutnya yang didampingi Wakil Gubernur Steven Kandouw beserta Sekertaris Provinsi Sulut Edwin Silangen.



Adapun protol kesehatan yang dirilis Kemenkes RI, terkait Covid-19.

 1. Jika Merasa Tak Sehat Masyarakat yang merasa tidak sehat dan mengalami gejala seperti demam, batuk/pilek, sakit tenggorokan, gangguan pernapasan, diimbau untuk beristirahat atau bila keluhan berlanjut, maka segera berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes). Yang harus dilakukan saat ke fanyankes yaitu: gunakan masker, ikuti etika batuk/bersin yang benar serta tidak menggunakan transportasi massal atau umum.

2. Tenaga Kesehatan di Fasyankes Melakukan Screening Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19 – Jika tidak memenuhi kriteria Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19, maka akan dirawat inap atau rawat jalan tergantung diagnosa dan keputusan dokter di fasilitas pelayanan kesehatan. – Jika memenuhi kriteria Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19, maka akan dirujuk ke salah satu rumah sakit rujukan yang siap untuk penanganan didampingi oleh nakes yang menggunakan alat pelindung diri (ADP).

3. Di RS Rujukan, Spesimen PDP Diambil untuk Pemeriksaan LAB dan Pasien Berada di Ruang Isolasi Spesimen akan dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) di Jakarta. Hasil pemeriksaan pertama akan keluar dalam 24 jam. Jika Negatif Jika hasilnya negatif, akan dirawat sesuai dengan penyebab penyakit. Jika Positif – Dinyatakan sebagai penderita COVID-19 – Sampel akan diambil setiap hari – Akan dikeluarkan dari ruang isolasi jika pemeriksaan sampel 2 kali berturut-turut hasilnya negatif.

4. Jika Anda Sehat, Namun – Memiliki riwayat perjalanan 14 hari yang lalu ke negara dengan transmisi lokal COVID-19, maka lakukan self monitoring. – Merasa pernah kontak dengan kasus konfirmasi COVID-19, maka segera lapor ke petugas kesehatan dan periksa ke fasyankes. Untuk informasi lebih lanjut hubungi Hotline Center Corona 199 ext 9.

Kemenkes RI juga mengimbau masyarakat untuk melakukan langkah pencegahan, sebagai berikut:
– Sering cuci tangan pakai sabun
– Gunakan masker bila batuk atau pilek
– Konsumsi gizi seimbang, perbanyak sayur dan buah
– Hati-hati kontak dengan hewan
– Rajin olahraga dan istirahat cukup
– Jangan konsumsi daging yang tidak dimasak
– Bila batuk, pilek dan sesak napas segera ke fasilitas kesehatan.

***