Pemkab Minsel Jaring Warga Miskin yang Kena Dampak Protokol Kesehatan -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Pemkab Minsel Jaring Warga Miskin yang Kena Dampak Protokol Kesehatan

editor: hut_kamrin
Minggu, 05 April 2020

 Christiany Eugenia Tetty Paruntu, Bupati Minsel. Foto: Roger/KOMENTAR.ID

Amurang, KOMENTAR.ID —
Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) mendata jumlah warga yang secara ekonomi mengalami guncangan buntut penerapan protokol kesehatan pemerintah berupa social distancing dan stay at home (diam di rumah). Kebijakan pendataan itu disampaikan Bupati Minsel Christiany Eugenia Tetty Paruntu melalui Sekretaris Daerah Denny Kaawoan, Minggu (5/4/2020).

Pemkab menerbitkan edaran yang isinya memerintahkan semua camat, lurah dan hukum tua (kepala desa), agar secepatnya mendata keluarga yang mengalami kesulitan ekonomi selama masa penanganan dan pencegahan Covid-19.

”Mata pencaharian masyarakat terganggu akibat sosial distancing sehingga masyarakat tidak leluasa melakukan aktifitas kerja. Pemkab melalui program pemberdayaan fakir miskin, komunitas adat terpencil (KAT) dan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) lainnya akan menyalurkan bantuan sesuai data dari camat, lurah dan hukum tua,"  kata Kaawoan.

Ia mengingatkan, pemerintah kecamatan, kelurahan dan desa bekerja lebih aktif dan cepat menindaklanjuti edaran Pemkab Minsel.

“Kerja cepat dan tepat, bantuan juga kena ke warga yang layak menerima,” tutur Kaawoan.

Sementara itu, Bupati Minsel Christiany Eugenia Tetty Paruntu  (CEP) meminta warga tetap tenang dan berdiam di rumah.

"Sabar menunggu di rumah, akan ada bantuan dari pemkab. Jangan panik. Tenang dan berdoa meminta pertolongan Tuhan agar bangsa kita segera keluar dari wabah Covid-19,” pinta CEP melalui WhatsApp ke wartawan KOMENTAR.ID. (Peliput: Roger)