Pasca 5000 Masker, Anggota DPRD Manado ini Sumbangkan 2 Bulan Gaji bagi Warga Terdampak Covid-19 -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Pasca 5000 Masker, Anggota DPRD Manado ini Sumbangkan 2 Bulan Gaji bagi Warga Terdampak Covid-19

editor: rolly_sondakh
Rabu, 01 April 2020

Anggota DPRD Kota Manado Jurani Rurubua. (File Juara)

Manado, KOMENTAR.ID
Kita pasti masih ingat soal pembagian pembagian 5000 masker seharga Rp 30 juta rupiah dengan menggunakan dana pribadi, serta dibagikan door to door oleh Anggota DPRD Kota Manado Jurani Rurubua. Hingga terobosan itu mendapat apresiasi banyak kalangan.
Terobosan itu kembali dilakukan oleh srikandi asal PSI Jurani Rurubua atau lebih dikenal dengan Juara. Merasa terpanggil untuk membantu, Jurani tidak segan menyumbangkan gaji selama dua bulan untuk sebagian masyarakat di Manado yang terdampak wabah Virus Corona atau Covid-19. Tidak hanya itu saja, total dua bulan gaji Rp 60 juta dan seratus persen tunjangan sebagai legislator rela diberikannya untuk membantu warga yang membutuhkan.
Anggota DPRD Manado Jurani Rurubua bagikan Sembako kepada warga terdampak Covid-19. (File Juara)
Bantuan itu berupa sembako seperti beras, telur dan mie instan yang segera akan disalurkan. Jurani mengatakan, sembako itu akan dibagikan sesuai kategori yang tidak memiliki gaji bulanan atau yang punya usaha seperti PNS, pegawai swasta, BUMN, karyawan bank dan atau pegawai yang mempunyai gaji bulanan. Serta tidak untuk masyarakat yang memiliki mobil di rumahya. Kecuali mobil angkutan umum.
“Sembako ini diberikan kepada 1000 keluarga tahap pertama, dan akan berkelanjutan sampai 2500 keluarga dengan memakai dana pribadi di luar gaji dewan.
Sejak kemarin saya sudah mulai membagikan sembako tersebut. Setiap pekan ada 200 hingga 250 keluarga akan kami kunjungi,” kata Jurani.
Srikandi asal PSI ini menambahkan bahwa setiap penerima akan di data oleh tim kerjanya di tiap wilayah kelurahan. Selanjutnya akan berkoordinasi bersama para pimpinan agama di wilayah Mapanget.
“Karena sembako akan diantar langsung secara door to door, jadi diharapkan bersabar karena butuh waktu. Yang pasti akan disalurkan kepada yang berhak mendapatkan," tutur personil komisi III itu.
Lanjut Jurani mengaku akan melakukan tugas secara transparan kepada publik, agar masyarakat benar-benar memahami tugas pokok dan fungsi dari anggota dewan. Tambah lagi untuk menepis pemikiran bahwa tidak selamanya anggota dewan hanya duduk diam dan duit.
"Beda zaman di era sekarang dalam berpolitik, selain banyak tantangan cobaan, kita dituntut untuk bisa bekerja maksimal dengan transparansi kepada publik, hingga apapun yang dikerjakan masyarakat tahu dan paham," terang Jurani.
Jurani sendiri mengaku memiliki keterbatasan, sehingga tidak dapat menjangkau keseluruhan bantuan sembako tersebut. Namun begitu, Jurani berharap bantuan tersebut bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. 
"Berhubung saya hanya anggota yang tidak secara langsung mengelola uang rakyat, jadi hanya terbatas, tapi saya yakin kalau melangkah denga tujuan yang baik, Tuhan pasti buka jalan. Dan masyarakat tentu bisa memahami hal itu," tandas Jurani yang beberapa waktu yang lalu membagikan 5000 masker kepada warga.
(*)