Kloter Kedua, Rutan Manado Pulangkan 21 Warga Binaan -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Kloter Kedua, Rutan Manado Pulangkan 21 Warga Binaan

editor: hut_kamrin
Senin, 06 April 2020

Proses pemulangan 21 warga binaan Rutan Manado, Senin (6/4/2020). Foto: Hut Kamrin/KOMENTAR.ID

Manado, KOMENTAR.ID —
Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIA Manado lagi-lagi membebaskan warga binaan pemasyarakatan (WBP), Senin (6/4/2020). Proses pembebasan 21 WBP disaksikan Kepala Kantor Wilayah KemenkumHAM Sulut Lumaksono. 21 WBP itu menerima pembebasan melalui program Asimilasi dan Integrasi, atas instruksi Menteri Hukum dan HAM RI Yasona Laoly, sebagai langkah mencegah penyebaran Covid-19 di rutan dan lembaga-lembaga pemasyarakatan (lapas). 

Lumaksono  hadir lengkap bersama jajaran terasnya yakni, Kepala Divisi Pemasyarakatan Edy Handoyo, Kepala Divisi Administrasi Johnly Manus dan Kepala Bagian Program dan Humas, Raymond Takasenseran.

Saat memberikan arahan, Lumaksono berharap 21 WBP tetap berada di rumah  dan bertingkah laku yang baik. Karena, menurut Kakanwil,  langkah  yang diambil Kemenkumham telah diajukan dan disetujui Presiden RI. 

“Hal ini dilakukan juga hanya untuk warga binaan dengan tindak pidana umum yang telah melewati ⅔ masa tahanan. Gunakanlah kesempatan dengan baik dengan keluarga serta tidak melakukan lagi perbuatan yang melanggar hukum agar tidak kembali ke Rutan maupun Lapas.
Tetaplah di rumah masing-masing, jangan berkeluyuran dan yang terpenting jagalah tingkah laku saudara selama di rumah,’’ pesannya.

Menurutnya, dari 14 Unit Pelaksana Teknis  yang ada di lingkungan  Kemenkumham Sulut, ada sekitar 500-an  narapidana  yang akan dibebaskan melalui Keputusan Menteri Hukum  dan HAM RI  nomor M.HH-19.PK.01.04.04 Tahun 2020. 

Hal senada juga diutarakan Kadiv PAS, Edy Handoyo. ‘’Saya berharap kerjasamanyang baik dalam menjaga keamanan maupun upaya pemerintah memutuskan matarantai penyebaran Covid-19 ini,’’ ungkapnya. 

Sedangkan Kepala Rutan Manado, Yusep Antonius menjelaskan kali ini merupakan pemberian bebas yang kedua, setelah Jumat pekan lalu kepada 61 WBP. (***)