Kajati Sulut Beri Penghargaan Jaksa dan Pegawai Teladan -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Kajati Sulut Beri Penghargaan Jaksa dan Pegawai Teladan

editor: rolly_sondakh
20 April 2020

Penyerahan Penghargaan Jaksa dan Pegawai Teladan Oleh Kajati Sulut Andi Muh Iqbal Arief, SH.MH. (File Humas Kajati)


Manado, Komentar.id


Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kajati Sulut) Andi Muh Iqbal Arief, SH.MH memberikan penghargaan kepada Jaksa dan Pegawai teladan / Agen Perubahan periode Januari – Maret 2020 di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Senin (20/4/2020)

Acara diawali dengan pengumuman Jaksa dan Pegawai Tata Usaha yang terpilih sebagai pegawai teladan, Agen Perubahan Periode Bulan Januari dan Maret 2020 oleh Asisten Pembinaan Kejati Sulut A Syarir Harahap, SH MH.

Surat  tentang Penetapan Pegawai Teladan sebagai Agen Perubahan (Agen Of Change) pada Kejati Sulut dengan Nomor : Kep-56/P.1/Cr.5/04/2020 tanggal 2 April 2020, yang memutuskan menunjuk Jaksa Yoni E Mallaka, SH selaku Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) pada Asisten Intelijen Kejati Sulut dan Pegawai Tata Usaha Elisabeth B Rongre selaku Pengelola Data Kepegawaian pada Asisten Bidang Pembinaan Kejati Sulut.

Hasil tersebut diperoleh dari seleksi para Jaksa dan Pegawai Tata Usaha dari masing-masing bidang. Kemudian diajukan oleh Asisten dan putusan akhir melalui rapat pimpinan, serta dikuatkan dengan penandatanganan piagam penghargaan oleh Kajati Sulut  sendiri. 

Dalam sambutannya, Kajati Sulut Andi Muh Iqbal Arief, SH MH mengatakan penghargaan ini diberikan kepada Jaksa dan pegawai teladan sebagai Agen Perubahan Reformasi Birokrasi yang bertugas sebagai panutan (Role Model) bagi pegawai lain dalam integritas maupun kinerjanya.  

"Penghargaan diberikan sebagai Agen Perubahan Reformasi Birokrasi. Kiranya ini menjadi panutan bagi yang lain dalam integritas kinerjanya," tutur Kajati Sulut.

Lanjut Kajati, jaksa dan pegawai teladan tersebut secara keseluruhan mempunyai peran sangat penting berkaitan dengan tugas dan fungsi. Menurutnya, setiap ondividu tersebut dapat menjadi contoh kearah perubahan membangun zona intgritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK) sekaligus Wilayah Bersih dan Melayani (WBBM)

"Prestasi ini memberikan keyakinan, sebagai penggerak perubahan, sebagai pemberi solusi, mediator, penghubung dan sebagai teladan yang bertugas sebagai individu yang dapat dijadikan contoh dalam  berprestasi, bertingkah laku, dan berpikir dalam pola yang lebih maju kearah pentingnya perubahan unit kerja untuk membangun Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani," tandas Kajati.

Kegiatan dihadiri oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut A. Dita Prawitaningsih, SH MH, para Asisten, Kabag TU, koordinator, pejabat struktural eselon IV dan V dan seluruh pegawai Kejati Sulut.

***