Juarai Genre Game Baru, Pria Asal Manado Ini Jadi Sorotan Penggemar Esport Tanah Air -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Juarai Genre Game Baru, Pria Asal Manado Ini Jadi Sorotan Penggemar Esport Tanah Air

editor: tino_mk
Kamis, 16 April 2020

Edwin Paat

Manado, KOMENTAR.ID

Di tengah pandemi virus corona atau Covid-19, bermain game menjadi hiburan sebagian orang untuk mengisi kekosongan untuk tetap di rumah. Bahkan pemain game sekarang tidak mengenal usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa memainkan game yang mereka gemari.

Seperti halnya Edwin Paat, pria asal Manado yang menggeluti game online sejak duduk di bangku SMP. Karena keseriusannya bermain game online, sudah banyak perlombaan yang dijuarai.

Bahkan ia merupakan ketua komunitas Team ELVO di Sulawesi Utara (Sulut) dan juga owner  atau CEO DPHX Esport

Saat ini, pria yang dikenal dengan julukan Raja Goblin di kalangan gamers Manado, tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi turnamen Auto Chess Indonesia Championship (ACIC) 2020, setelah sebelumnya lolos babak kualifikasi antar kota dan menyingkirkan tujuh kontestan lain.

Turnamen tersebut akan diikuti oleh 32 pemain, di mana 16 di antaranya berasal dari babak kualifikasi yang diselenggarakan oleh para premium partner mereka, salah satunya adalah Ligagame. Salah satu pemain yang berhasil lolos dari kualifikasi tersebut adalah Edwin “ELVO.Phx” Paat.

Dikatakan Edwin, game online saat ini bukan lagi sesuatu hal buruk bagi anak atau siapa saja yang memainkannya. Mengingat, game online sudah menjadi bagian dari cabang olahraga baru. 

“Game online untuk sekarang tidak lagi sekedar kita bermain. Tapi bagaimana kita bisa memanfaatkan itu dengan baik dan bahkan bisa menghasilkan pundi rupiah bila ditekuni,” ungkapnya.

Namun begitu, dirinya juga mengingatkan agar jangan menjadikan game sebagai acuan utama anak-anak untuk tidak belajar apalagi yang masih duduk di bangku sekolah.

“Tetap harus mengimbangi antara bermain game dan belajar. Itu juga menjadi perhatian khusus bagi orang tua untuk mengawasi anak-anaknya,” lanjutnya.

***