Gereja Katolik HKY Karombasan Siapkan Bantuan Kemanusiaan -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Gereja Katolik HKY Karombasan Siapkan Bantuan Kemanusiaan

editor: hut_kamrin
Kamis, 02 April 2020

Pastor Theo Rumondor memberikan arahan kepada umat Katolik Karombasan. Foto: Hermet/KOMENTAR.ID
Manado, KOMENTAR.ID —
Situasi yang tidak menentu akibat wabah Covid-19 mulai terasa di tengah umat Katolik dan masyarakat umum di sektor informal. Pastor Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) Karombasan Pastor Theodorus Rumondor MSC merasa prihatin dengan keadaan ini. 

Pastor Theo meminta Seksi Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Paroki HKY Karombasan bekerja sama dengan semua ketua wilayah rohani, agar mendata keluarga-keluarga yang membutuhkan pasokan makanan dan minuman harian. 

"Bagaimana kondisi umat di masing-masing wilayah rohani? Adakah yang terpantau mengalami kesulitan berat secara ekonomis sampai kesulitan makanan harian? Saya mohon pengurus wilayah rohani untuk mendata dan melaporkan kepada Dewan Pastoral Paroki (DPP) atau Seksi PSE bila ditemukan ada umat yang mengalami situasi yang cukup parah untuk dicarikan bantuan,” ungkap Pastor Theo melalui WAG DPP HKY Karombasan. 

Pastor Theo juga meminta pendataan bukan hanya umat Katolik. Tapi Keluarga sekitar yang mengalami kesulitan yang sama. 

Seksi PSE HKY Karombasan Rainier Loprang langsung berkoordinasi dengan para kepala wilayah rohani untuk melakukan pendataan. Hasilnya, ada 149 KK berhasil didata dengan rincian 108 keluarga Katolik dan 41 Keluarga non-Katolik. 

"Mekanismenya, umat kita yang mampu bisa memberikan sumbangan dana lewat nomor rekening yang kita siapkan, juga bisa menyumbang langsung berupa natura tiap KK 5 kilogram beras, 30 butir telur dan 2 liter minyak goreng. Semua dikumpulkan di Gereja dan akan dibagikan melalui kunjungan kasih kepada keluarga-keluarga yang membutuhkan bantuan kita,” jelas Rainier Loprang. 

Rainier menambahkan bahwa stok yang disiapkan sebanyak 150 KK atau lebih untuk berjaga-jaga kalau ada tambahan. 

"Rencana kunjungan kasih akan dilakukan dua tahap. Tahap pertama 1 April dan tahap kedua 1 Mei 2020. Tidak menutup kemungkinan ada tahap selanjutnya jika ada sumbangan lebih. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudari kita yang membutuhkan", pungkasnya. (***)