Dilapor ke Polisi, Pala Ini Keberatan Namanya Diberitakan Sangat Lengkap -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Dilapor ke Polisi, Pala Ini Keberatan Namanya Diberitakan Sangat Lengkap

editor: rolly_sondakh
Rabu, 15 April 2020




Manado, KOMENTAR.ID


Kepala Lineke Mangeke (35) pusing dengan pemberitaan mengenai kasus penganiayaan yang masuk ke meja kepolisian. Wanita yang menjabat sebagai Kepala Jaga XII, Desa Kawangkoan Baru, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara ini diseret ke Polres Minut atas dugaan penganiayaan warga. Ia keberatan namanya ditulis lengkap dan mengancam akan menggugat wartawan. "Wartawan itu bukan penyidik," tulis Lineke Mangeke ke wartawan KOMENTAR.ID. 

Lineke yang bukannya memberikan klarifikasi pemberitaan laporan kepolisian, diduga puyeng dan menuntut permintaan maaf KOMENTAR.ID. Mengenai desakan Lineke, Redaksi KOMENTAR.ID memutuskan tidak memenuhi permintaan, karena surat laporan kepolisian, namanya lengkap ditulis dan bukan inisial. 

Diketahui, nasib malang menimpa Vanessa Deri Utami Rorong (21), warga Desa Kawangkoan Baru jaga XII, Kecamatan Kalawat Minahasa Utara (Minut). Pasalnya Dia harus menjadi korban kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh terlapor Lineke Mangeke (35), warga Desa Kawangkoan Baru jaga XII, Kecamatan Kalawat Minut.

Adapun kronologis kejadian Hari Jumat (03/04/2020) sekitar Pukul 18.30 Wita waktu korban hendak datang berkunjung ke rumah keluarga yakni Noldy Tanalawo (Saksi) yang merupakan suami korban, dan ketika tiba di rumah tersebut, tiba-tiba terlapor langsung membentak korban sekaligus akan memukul korban. Namun korban menghindar dan langsung masuk ke kamar, tapi terlapor terus mengejar hingga masuk ke kamar, lalu tanpa alasan yang jelas terlapor menendang korban di bagian pinggang. 

Tidak terima dengan perlakuan itu karena merasa kesakitan di bagian pinggang, korban melaporkan kejadian tak terpuji itu kepada yang berwajib Jumat (03/04/2020) dengan nomr kepolisian STTLP/233/IV/2020/SPKT.

Ironisnya, terlapor adalah seorang kepala lingkungan (Pala) yang seharusnya mengayomi serta menjadi panutan dan contoh bagi masyarakat setempat.

Kasat Reskrim AKP I Kadek Dwi Shantika Miharjaya SH SIK MHLi saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus penganiayaan tersebut. 

"Iya, kasus itu saat ini masih dalam pengembangan oleh tim penyidik, sudah saya disposisi" tandas Kasat Reskrim Polres Minut itu.

(*)