Bawaslu Minsel Warning Pemerintah tidak Berpolitik dengan Bantuan Covid-19 -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Bawaslu Minsel Warning Pemerintah tidak Berpolitik dengan Bantuan Covid-19

editor: jandry_kandores
20 April 2020

Ketua Bawaslu Minsel Eva Keintjem diapit Anggota Franny Sengkey (kiri) dan Abdul Majid. (istimewa/komentar.id) 

Amurang, KOMENTAR.ID

Bawaslu Minahasa Selatan mewarning  pemerintah setempat agar tidak memanfaatkan momen penyaluran bantuan masyarakat dalam situasi pandemi Covid-19, dengan kepentingan politik.

“Dalam hal ini pihak petahana, bupati dan wakil bupati, agar tidak mengambil kepentingan politik menyongsong suksesi pemilihan kepala daerah dalam situasi pandemi Covid-19. Ingat, bawaslu juga ikut melakukan pengawasan,” tegas Kordiv Hukum Bawaslu Minsel, Franny Sengkey SE diamini Abdul Majid Mamosey, Senin (20/04/2020).

Terkait hal ini, Sengkey dan Mamosey mengajak semua komponen masyarakat untuk ikut memonitoring dan mengawasi agar supaya program dan bantuan pemerintah itu tepat sasaran dan tidak melanggar aturan aturan kepemiluan yang berlaku. 

Mereka juga mengakui ada persoalan yang membutuhkan pencermatan dari Bawaslu terkait sejumlah pasal yang belum bisa diterapkan saat ini terkait unsur merugikan pasangan calon. 

Hal ini dikatakan sulit sebab saat ini belum ada penetapan calon bupati ataupun gubernur oleh KPU.

“Kalau sudah ada putusan penetapan calon oleh KPU maka sanksi sanksi sebagaimana yang dimaksud dalam aturan bisa diterapkan. Namun begitu Bawaslu tetap terus melakukan langkah preventif agar supaya regulasi regulasi pemilu harus dipatuhi oleh semua pihak,” ujar Sengkey.

(kid)