Ketua Komisi III DPRD Manado Sharing Solusi Cegah Covid-19 -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Ketua Komisi III DPRD Manado Sharing Solusi Cegah Covid-19

editor: rolly_sondakh
Kamis, 09 April 2020

Angota DPRD Manado Ronny Jonas Makawata. (File Komentar.ID)


Manado, KOMENTAR.ID


Virus Corona atau Covid-19 yang terpampang jelas makin menjadi ancaman masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) pada umumnya, menuntut Pemerintah Provinsi Kabupaten dan Kota untuk terus berupaya berada di garda paling depan dalam hal memerangi Covid-19. Baik dari penyediaan fasilitas dan juga alat pelindung diri bagi masyarakat.

Salah-satu yang tidak kalah penting yang harus diperhatikan oleh pemerintah yakni wadah bagi pasien yang masuk kategori ODP atau PDP. Sebab dua kategori tersebut dinilai bisa menjadi momok bagi warga yang sehat, untuk itu pemerintah dimintakan untuk menyiapkan rumah singgah bagi pasien dengan status ODP dan PDP.

Ditegaskan Anggota DPRD Kota Manado Ronny Jonas Makawata, rumah singgah bagi pasien ODP dan PDP perlu ada tindakan khusus dari para medis. Selain itu juga masyarakat akan merasa nyaman dengan kondisi seperti itu meski harus bekerja dari rumah.

"Salah-satu yang penting adalah rumah singgah bagi pasien ODP dan PDP, itu juga satu bentuk jaminan dari pemerintah terhadap masyarakat yang sangat resah dengan Covid-19. Para tenaga medis juga bisa leluasa melakukan tugasnya," ujar Jonas Kamis (09/04/2020).

Jonas mencontohkan dengan anggaran yang ada pemkot bisa menyewa Hotel untik dijadikan rumah singgah bagi pasien. "Bisakan sewa hotel, karena sekarang ini dalam keadaan sunyi. Mungkin pemkot belum berpikir sampai disitu," seloroh Jonas.

Ia juga meminta kepada Pemkot Manado, selain dengan kelengkapan APD, pemkot sebaiknya menambah rangsangan dengan tambahan insentif bagi para dokter dan perawat yang menjadi pejuang penanganan Covid-19.

"Tiga hal itu harus diperhatikan oleh pemerintah kita, yakni rumah singgah, insentif bagi dokter dan perawat serta bantuan kepada masyarakat yang terdampak," pungkas politisi PDIP itu.

(*)