Terdakwa Korupsi 37,8 Triliun Kabur, Hakim-JPU Adili ‘Kursi Kosong’ -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Terdakwa Korupsi 37,8 Triliun Kabur, Hakim-JPU Adili ‘Kursi Kosong’

editor: hut_kamrin
Selasa, 03 Maret 2020



Suasana sidang korupsi PT TPPI di PN Jakarta Pusat. Foto: Dok.

Jakarta, KOMENTAR.ID —
Pengadilan Negeri Jakarta mengadili kasus korupsi triliunan rupiah yang menyeret Direktur Utama PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (PT TPPI), Honggo Hendratno.

Honggo didakwa korupsi senilai Rp 37,8 triliun. Namun karena kabur hingga saat ini, Honggo diadili secara in absentia. Hakim pun mengadili ‘kursi kosong'. Pemandangan itu terlihat di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), Jalan Bungur Raya, Jakpus, Senin (2/3/2020). Di ruangan, hanya ada majelis hakim dan tim jaksa penuntut umum (JPU).

Kursi terdakwa dibiarkan kosong lantaran Honggo hingga hari ini tidak diketahui rimbanya. Mabes Polri yang bertugas mengejar Honggo tidak bisa menangkapnya hingga sidang dilangsungkan.

Akhirnya JPU membacakan dakwaan secara in absentia. 'Kursi kosong' jadi saksi dirinya didakwa korupsi Rp 37,8 triliun.

Dalam kasus ini, polisi sudah menetapkan tiga tersangka. Mereka adalah Djoko Harsono, Honggo Hendratno, bekas Direktur Utama PT TPPI, dan
Raden Priyono, Kepala BP Migas periode 2008-2013. Ketiganya dijerat dengan tuduhan penyalahgunaan wewenang dan dugaan tindak pidana pencucian uang. (***)