Tempat Berlabuh Diamond Princess: WNI Manado di Yokohama Dipastikan Aman dari Corona -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Tempat Berlabuh Diamond Princess: WNI Manado di Yokohama Dipastikan Aman dari Corona

editor: jandry_kandores
03 Maret 2020

Kapal Pesiar Diamond Princess yang berlabuh di Pelabuhan Yokohama, Jepang. Inzet: Swesty Tixshe. (Kolase Foto Komentar.ID)

Yokohama, KOMENTAR.ID

WNI Manado yang bermukim di Kota Yokohama, Jepang, hingga saat ini dipastikan aman dari virus corona. 
Meski pelabuhan di Yokohama menjadi tempat berlabuh kapal pesiar Diamond Princess, namun belum diperoleh informasi ada warga Manado yang terinfeksi virus viral itu.

Laporan: Swesty Tixshe
Kontributor Yokohama, Jepang

Kapal Pesiar Diamond Princess menjadi momok menakutkan bagi Warga Jepang, terlebih warga di Kota Yokohama ketika kapal megah itu memilih berlabuh di Pelabuhan Yokohama.

Diketahui kapal ini meminta izin sebelum berlabuh disebabkan seorang penumpang terdeteksi positif virus corona yang telah turun di Hong Kong pada akhir Januari lalu.

Dua warga Jepang penumpang kapal pesiar Diamond Princess telah dilaporkan meninggal akibat terinfeksi virus ini setelah beberapa hari terisolasi dalam kapal itu.

Kota Yokohama sendiri merupakan Ibukota Prefektur Kanagawa, Jepang. Kota ini terletak di Wilayah Kanto, Pulau Honshu. Yokohama dihuni tak kurang dari 3,6 juta penduduk dan merupakan kota terbesar nomor dua di Jepang setelah Tokyo.

Cukup banyak Warga Negara Indonesia (WNI), bermukim di kota ini. Baik sebagai pekerja maupun pelajar. Jumlah WNI asal Manado, tergolong sedikit. Jumlahnya tak sampai sepuluh orang.

Sejak merebak virus corona, aktivitas masyarakat di Yokohama, kian meredup. Terlebih setelah Kapal Pesiar Diamond Princess berlabuh di Pelabuhan Yokohama.

Warga yang tetap harus beraktivitas di luar rumah, saat ini terpantau condong memilih menggunakan kendaraan pribadi. Moda angkutan umum seperti halnya kereta dan taksi, ditinggalkan.

Sejak sebulan terakhir, sekolah-sekolah diliburkan. Begitu juga sebagian besar perkantoran mengambil inisiatif agar karyawannya bekerja dari rumah secara online system.

Begitu pun WNI asal Manado di Kota Yokohama. Sejak dua pekan terakhir telah diliburkan dari kantornya. 

WNI Manado di Kota Yokohama beraktivitas sebagai pekerja kantoran. Ada juga yang menjadi staf di International School Yokohama.

Meski virus corona kian deras merebak di Yokohama lantaran kehadiran “Diamond Princess”, namun WNI Manado di kota ini belum berpikiran untuk kembali ke Indonesia.

Mereka tetap memilih stay dengan melakukan perlindungan maksimal agar tidak terpapar corona. Mereka juga belum berpikiran pulang karena sudah cukup lama menetap di kota ini.

“Kami masih cukup aman di sini (Yokohama). Puji Tuhan tidak ada warga Manado di sini yang kena (corona). Belum berpikiran untuk pulang, soalnya suami asli orang sini. Kita sama-sama berdoa dan berjaga agar tetap dalam keadaan sehat. Salam untuk semua di Manado,” tutur Esty Yamatsu, WNI Manado yang telah lama menetap di Yokohama.

***