PAD Kecil, E2L-S2L tidak ‘Mati Gaya’ Urus Perut Rakyat -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

PAD Kecil, E2L-S2L tidak ‘Mati Gaya’ Urus Perut Rakyat

editor: hut_kamrin
Sabtu, 28 Maret 2020

Ilustrasi dr Elly  Engelbert Lasut-Salim Sehan Landjar (E2L-S2L). Foto: Kolase KOMENTAR.ID

Manado, KOMENTAR.ID —
Mengantongi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tergolong kecil, tidak membuat Bupati Kepulauan Talaud dr Elly Engelbert Lasut dan Bupati Bolmong Timur Salim Sehan Landjar ‘mati gaya’, menghadapi ancaman Covid-19.

Keduanya berusaha putar otak, menggelontorkan anggaran prioritas untuk warga yang diwajibkan mengikuti protokol pemerintah, mengenai kerja dari rumah atau tidak kemana-mana.

Mereka dianggap kepala daerah yang paling mengerti masalah perut warga, saat aktifitas di luar rumah, diamputasi sementara waktu demi memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.

Bupati Kepulauan Talaud dr Elly Engelbert Lasut (E2L) menggandeng wakilnya Moktar Arunde Parapaga (MAP), menyuplai 100 ton cadangan beras pemerintah dari Bulog, untuk 12 ribu keluarga kurang mampu.

Tahap pertama, E2L-MAP sudah menyalurkan 12 ton beras ke Kecamatan Kabaruan dan Kecamatan Damau, Jumat (27/3/2020). “Kami akan menyalurkan semuanya. Dan mohon warga tenang di rumah. Bekerjalah seadanya. Jaga kebersihan. Kurangi aktifitas kumpul bersama. Kita mungkin merasa susah dengan kondisi ini, tapi itulah senjata terbaik melawan Covid-19,” pesan E2L untuk rakyat Talaud.

Sementara itu, Bupati Boltim Sehan Salim Landjar mengalokasikan Rp15 miliar untuk hal yang sama, mencegah dan menanggulangi Coronavirus. Dari jumlah itu, S2L mengambil Rp9,5 miliar untuk pengadaaan dan distribusi sembako berupa beras, kopi, gula, minyak goreng, telur dan ikan kaleng ke 10 ribu keluarga kurang mampu. “Saya menyadari ada konsekuensi ekonomi yang mengikuti kebijakan pemerintah soal diam di rumah. Rakyat tentu butuh tambahan atau stimulus makanan,” ujar pria berkumis, yang menyiapkan 8 peti mati untuk warga yang ‘kepala batu’ alias tidak tenang di rumah.

Ia berharap kebijakan pemerintah dimengerti masyarakat sebagai tujuan luhur menjaga keselamatan bersama. “Diam di rumah. Kurangi aktifitas kerja. Jaga kebersihan, cuci tangan dan terapkan polda hidup sehat. Banyak berdoa mohon pertolongan Allah, agar kita segera keluar dari pandemi global Coronavirus,” imbuh Sehan Landjar.

Sekadar informasi, total target PAD Talaud pada 2019 di sembilan SKPD sebesar Rp30.038.618.920.

Sedangkan PAD Boltim 2019 berada di kisaran Rp19.449.967.796. (***)