Khadim Ibadah HUT Kota Menarah, MEP: Hiduplah Taat dan Tidak Angkuh -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Khadim Ibadah HUT Kota Menarah, MEP: Hiduplah Taat dan Tidak Angkuh

editor: komentar.id
Kamis, 12 Maret 2020

Foto bersama di sela syukuran HUT ke-35 Desa Kota Menara, Kabupaten Minsel. (Roger/Komentar.ID)

Amurang, KOMENTAR.ID

Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Kota Menara Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) ke-35 tahun, berlangsung sukses dan meriah, Rabu (11/03/2020).

Pesta rakyat Desa Kota Menara tersebut, diawali melalui ibadah yang dipimpin Pnt dr Michaela Elsiana Paruntu (MEP)

MEP pun dalam rangkaian firman menekankan agar masyarakat hidup taat dan tidak angkuh.

"Kekuatan kita berasal dari Tuhan, mari ciptakan saling menghargai dan menghormati antar sesama warga terutama dalam lingkungan desa," ujar MEP.

Dalam sambutan Bupati Minsel yang dibacakan Assisten I Sekretariat Daerah Franky Tangkere menyampaikan, momentum HUT kali ini membuat seluruh masyarakat dapat kembali merenungkan dan merefleksikan nilai-nilai perjuangan dari para perintis Desa Kota Menara.

"Budaya dan kearifan lokal yang selama ini telah menjadi karakter dan ciri khas desa hendaklah dapat terus terpelihara, dijaga, digunakan serta ditingkatkan agar menjadi potensi autentik dalam menyelenggarakan pembangunan,” harap bupati sebagaimana disampaikan Tangkere.

Sementara itu, Penjabat Hukum Tua Desa Kota Menara Fendie Werupangkey mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terkait, yang telah mendedikasikan diri untuk mensukseskan perayaan HUT kali ini.

"Saya selaku penjabat Hukum Tua sangat mengapresiasi kepada seluruh masyarakat, perangkat desa dan semua pihak yang terlibat di dalamnya. Sebab tanpa bantuan dan suportnya pasti kegiatan ini tidak akan sukses dan meriah,” ucap Werupangkey.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulut James Arthur Kojongian (JAK), dr Michaela Elsiana Paruntu (MEP), Asisten I Franky Tangkere, Kadis Pertanian Franky Pasla dan Camat Amurang Timur Veky Sagay serta para mantan hukum tua desa setempat.

(roger_pelealu)