Diduga Beli Narkoba Pakai Dana Desa, Kades Ini Diringkus Polisi -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Diduga Beli Narkoba Pakai Dana Desa, Kades Ini Diringkus Polisi

editor: hut_kamrin
Minggu, 08 Maret 2020

Dua tersangka (baju hitam) saat konferensi pers. Foto: Istimewa

Manado, KOMENTAR.ID —

Polisi menangkap oknum kepala desa yang mengantongi narkotika jenis sabu dengan salah satu barang sitaan yakni dana desa ratusan juta. Lelaki YG alias Gulo (52), Kepala Desa (Kades) Zuzundrao, Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, digrebek dan dibekuk personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Nias.

“Tersangka diamankan anggota, pada Minggu, 23 Februari 2020 lalu, sekira jam 02.00 WIB,” ungkap Kapolres Nias, AKBP Deni Kurniawan, Jumat (6/3).

Dari tersangka turut disita barang bukti, plastik klip transparan berisi sabu seberat bruto 0,84 gram dan hape warna hitam. Tidak hanya itu, setelah digeledah, petugas juga menyita uang Rp350 juta yang merupakan Dana Desa (DD).

“Dari pengakuan tersangka, uang tersebut merupakan Dana Desa Zuzundrao, Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat dan tidak ada kaitannya dengan perkara narkotika,” kata AKBP Deni.

“Saat ini kita juga telah melibatkan tim dari Tipikor untuk menyelidiki keberadaan dan status uang tersebut. Karena harusnya penarikan Dana Desa dalam jumlah besar tidak diperbolehkan dan tidak segampang itu,” AKBP Deni.

Dia juga menyebutkan tersangka mengambil Dana Desa tersebut melalui rekening pribadi.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) subs 112 ayat (1) Undang-Undang (UU) RI No.35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara maksimal 20 tahun.

Nyaris serupa, personel Satres Narkoba Polres Nias juga membekuk pengguna sabu di Kamar 07, Hotel Binaka II, Gunungsitoli, Senin malam (2/3).
Tersangkanya adalah Bani Hasan Zendrato alias BHZ (24), warga Desa Sisobahili 1 Tanose’o, Kecamatan Hiliduho, Kabupaten Nias.

“Dengan (pembelian terselubung), pada Senin, 2 Maret 2020 sekira jam 23.30, personel Sat Narkorba menangkap pelaku,” papar AKBP Deni Kurniawan kepada wartawan di Polres Nias, Jumat (6/3).
Dari tersangka disita satu plastik klip transparan berisi sabu seberat 0,34 gram, hape warna hitam dan satu lembar lakban warna hitam.

“Dari keterangannya, pelaku mengaku memperoleh sabu dari seseorang berinisial SM seharga Rp500 ribu di Jalan Diponegoro (depan OK PUB), Desa Sifalaete Tabaloho, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli,” terangnya.
Dari keterangan pelaku, sambung Deni, polisi melakukan pengembangan untuk menangkap SM. Namun sayang, polisi tak berhasil menangkap SM. Pelaku, katanya, dikenakan Pasal 114 ayat (1) subs 112 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara maksimal 20 tahun. (***)