”Cawana Roit”, Sengkey: Minsel Gelar Pilgub Saja, Pilbup Nanti Tahun 2024! -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

”Cawana Roit”, Sengkey: Minsel Gelar Pilgub Saja, Pilbup Nanti Tahun 2024!

editor: komentar.id
Selasa, 03 Maret 2020

Kordiv Hukum Bawaslu Minsel, Franny Sengkey. (File Komentar.ID)

Amurang, KOMENTAR.ID

Pernyataan menggelitik dilontar Kordinator Divisi Hukum Bawaslu Minsel, Franny Sengkey SE. Dia mengusulkan Kabupaten Minahasa Selatan untuk menggelar Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur saja. Sementara, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Minsel, ditunda tahun 2024.

“Ya mau bagaimana, kita tidak punya anggaran. Bahwa sampai saat ini pemda tidak menyalurkan anggaran Hibah Pilkada ke KPU dan Bawaslu. Sedangkan anggaran ini adalah motor dan energi bagi penyelenggara dalam melaksanakan tahapan dan proses pilkada,” seloroh Sengkey saat saling WhatsApp dengan Komentar.ID, Selasa (03/03-2020).

Alasan prinsip lainnya menurut mahasiswa semester akhir Fakultas Hukum UNPI Manado ini, dalam undang-undang pemerintah daerah setempat wajib menyediakan anggaran pilkada.  

"Semua bergerak kalu ada anggaran, dan kalau tidak ada anggaran (cawana roit), maka saya nilai Pemkab Minsel tidak siap menggelar pemilihan bupati dan wakil bupati. Konteksnya kan begitu?” ujar putra Tompasobaru ini sambil mendukung konsep pilgub terus dilangsungkan.

Di satu sisi dia mengaku Bawaslu Minsel terus melakukan langkah-langkah penyelamatan pilbup. Namun bila masalah anggaran tetap tidak ada, maka konsep rekomendasi penundaan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Minsel, akan ditempuh.

"Ini memang berisiko, tapi kami siap apapun risikonya. Bila tidak ada jalan keluar maka konsep penundaan Pilkada Minsel yang akan diambil dan ini juga yang akan dikonsultasikan ke Bawaslu RI, DKPP termasuk Kemendagri," ujar Sengkey.

Sayang hingga berita ini dipublish, Pemkab maupun DPRD Kabupaten Minsel belum mengeluarkan tanggapan terkait spekulasi yang akan ditempuh Bawaslu Minsel.

(kid)