Workshop Martial et Sexuality: Waspada Parafilia Mulai Terjadi pada Usia Remaja -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Workshop Martial et Sexuality: Waspada Parafilia Mulai Terjadi pada Usia Remaja

editor: mamahit_kimmy
Minggu, 16 Februari 2020

Foto bersama usai kegiatan workshop. (Kimmy/Komentar.ID)

Manado, KOMENTAR.ID

Gejala penyakit parafilia atau gangguan yang mencakup ketertarikan seksual terhadap objek yang tidak wajar atau aktivitas seksual yang tidak pada umumnya, bisa saja terjadi bahkan sejak usia remaja.

Hal ini diingatkan lewat Workshop Martial et Sexuality yang dilaksanakan di Gedung Pusat Jantung RSU Prof Kandouw Malalayang, Sabtu 15 Februari 2020.

Workshop Martial et Sexuality ini dilaksanakan oleh Bagian Psikiatri RSU Prof Kandouw dari Fakultas Kedokteran Unsrat yang dipimpin dr Theresia Kaunang SPKJ (K).

Materi tentang Parafilia ini mendapat perhatian luas dari para peserta workshop yang pada umumnya mahasiswa dan.mahasiswi Fakultas Kedokteran Unsrat dan tamu undangan lainnya.

Dr Maria Kereh yang membawakan materi ini menjelaskan, gangguan. Penyakit parafilia ini bahkan bisa mulai terjadi di usia anak remaja atau 16 hingga 18 tahun.

"Gejala parafilia bisa terjadi mulai usia 16-18 tahun. Dan gangguan ini jika berlangsung lama bisa menyebabkan distress," katanya.

Dijelaskan, ada beberapa jenis parafilia, namun parafilia ini merupakan gangguan psikis yang membuat ketertarikan seksual bukan pada umumnya atau bukan pada manusia.

Diingatkan Dr Maria dan juga Dr Gustaf Ratag sebagai moderator agar orang mewaspadai gangguan ini dengan lebih memperhatikan anak-anaknya.

Kemajuan teknologi, membuat anak dengan mudah terdorong seksualnya, diantaranya melihat gambar porno dan lain-lain.

"Pengobatannya bisa dengan melalui psikiater atau theraphy," tambah nya.

Materi tentang parafilia, gangguan seksualitas dan gangguan identitas gender memang mendapat perhatian besar dari peserta workshop ini. 

***