Warga Tara-Tara Satu Dihebohkan Peristiwa Gantung Diri di Bawah Jembatan -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Warga Tara-Tara Satu Dihebohkan Peristiwa Gantung Diri di Bawah Jembatan

editor: nox_nino
Jumat, 14 Februari 2020

Seorang pria ditemukan gantung diri di bawah jembatan. (Istimewa/Komentar.ID)

Tomohon, KOMENTAR.ID

Warga Tara-Tara Satu Tomohon Barat pada Kamis (13/02-2020) pagi, tiba-tiba dihebohkan dengan penemuan mayat pria paruh baya yang tergantung dengan seutas tali, di bawah kolong jembatan.

Pria yang ditemukan dalam keadaan naas tersebut, diduga bernama PP Alias Philip (54) warga Tara - Tara Satu Lingkungan Tiga Kecamatan Tomohon Barat, sesuai dengan identitas yang ditemukan dari jasadnya.

Kapolres Tomohon melalui Kasubag Humas Polres Tomohon, Aiptu Johny Rumagit ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Dijelaskannya, dari penelusuran awal pihak kepolisian dan sesuai penuturan saksi - saksi dilapangan, korban diduga melakukan peristiwa nekat tersebut karena tak tahan dengan penyakit yang dideritanya.

""Dari keterangan Buang Tulenan warga setempat yang pertama kali menemukan korban, pagi itu sekira pukul 05.45 Wita dirinya hendak pergi ke kebun dengan melewati jembatan. Disitu saksi merasa heran, karena ada sepasang sandal dan lilitan sebuah tali dipinggir jembatan. Setelah diperiksa, ternyata dia menemukan orang sudah dalam tak bernyawa tergantung dengan sebuah tali,yang kemudian langsung melaporkan ke masyarakat setempat," tutur Rumagit.

Lanjut dijelaskannya, dari keterangan anak korban, Christo Pangkey, korban diduga melakukan perbuatan tersebut karena tak tahan dengan penyakit maag akut, yang sudah lama dideritanya.

"Papa sudah lama mengidap penyakit maag akut dan sudah sering keluar masuk rumah sakit. Bahkan sejak lalu, korban sudah sering mengeluh ingin bunuh diri akibat tak tahan dengan penyakit yang dideritanya. Terakhir saya ketemu papa pada hari Rabu sore, kemudian tiba-tiba mendengar peristiwa ini sudah terjadi kemarin," kutip Rumagit menirukan kesaksian anak korban.

***