Wah,Oknum Kadis 'Berkampanye' di Forum Diskusi -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Wah,Oknum Kadis 'Berkampanye' di Forum Diskusi

editor: rolly_sondakh
Rabu, 26 Februari 2020

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulut Tienneke Adam. (File Komentar.ID)

Manado, KOMENTAR.ID

Salah-satu sikap yang tidak patut dicontoh terjadi dalam kegiatan Forum Group Discussion atau FGD yang digelar oleh Komunitas Pers Manado (KPM) bekerjasama dengan Forum Pedagang Bersatu (FPB) Rabu (26/02) siang tadi. Pasalnya salah-satu oknum Pejabat Pemerintah Provinsi Sulut berkampanye dalam sesi dialog. 

Tidak hanya itu saja, bahkan oknum yang diketahui adalah Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Provinsi Sulut itu mengatakan, masyarakat jangan salah memilih pemerintah lima tahun kedepan.

Hal itu diungkapkannya saat dimintai tanggapan terkait dengan legalitas TPI yang simpang siur terkait pengelolaannya.

"Saat ini pemerintah harus ada ditengah-tengah masyarakat. Itu yang selalu digaung-gaungkan oleh bapak Gubernur kita pak Olly Dondokambey dan bapak Steven Kandouw, kalau masyarakat ada kesulitan, pemerintah harus hadir untuk mengatasi serta mencarikan solusi yang baik. Jadi bapak ibu jangan salah memilih pemerintah, kalau mendapat bantuan silahkan ambil, tapi jangan salah pilih. Karena demokrasi itu ada di rakyat, kalau cuma dapat sekedar sedikit saja dan kita salah memilih, kita akan salah selama lima tahun," kata Kadis Tienneke Adam diikuti riuh pikuk ratusan pedagang yang hadir.

Kepala Badan Kepegawaian Sulut Femmy Suluh saat dikonfirmasi mengatakan, perlu ada justifikasi terlebih dahulu terkait dengan pernyataan tersebut, "Ini kan belum masa kampanyae, tapi kalau soal pernyataan politik yang disampaikan yang bersangkutan, yang lebih berkompeten adalah bawaslu," beber Kaban Suluh.

Meski begitu ia menghimbau agar para pejabat lingkup pemprov sulut bisa lebih berhati-hati lagi mengeluarkan statemen. "Diharapkan lebih berhati-hati, apalagi ini tahu politik. Tapi nanti akan disampaikan ke teman-teman ASN," tandas Suluh.

(*)