Tuh Kan! Polindes Darunu Masuk Meja Kejaksaan. Ini Pemicunya -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Tuh Kan! Polindes Darunu Masuk Meja Kejaksaan. Ini Pemicunya

editor: hut_kamrin
Jumat, 21 Februari 2020

RUSAK: Kondisi lantai keramik yang rusak dan tidak sesuai bestek. Foto: Allan Frank/Komentar.ID

Minut, KOMENTAR.ID

Penegasan Presiden Jokowi mengenai dana desa belum sepenuhnya direalisasikan perangkat desa. Di Desa Darunu, Kabupaten Minahasa Utara, warga menyoroti Poliklinik Desa (Polindes) tahun kegiatan 2019. Pembangunan berbanderol ratusan juta itu ditengarai mandek.

Data dihimpun Komentar.ID, Polindes dibanderol Rp251.000.000. Itu dikerjakan swakelola masyarakat dengan masa waktu Juli-November 2019. Sementara kondisi bangunan tidak tuntas sesuai deadline waktu pengerjaan.

Data yang diperoleh Komentar.ID, pekerjaan Polindes diduga tidak sesuai bestek. Sebagaimana Rencana Anggaran Belanja (RAB), salah satu item yang paling mencolok adalah keramik lantai.

Pemasangan keramik diduga tidak sesuai speksifikasi dari ukuran sebenarnya 60 x 60 cm, justru memakai ukuran 40 x 40 cm. Pemasangan keramik yang asal jadi berbuntut kerusakan, padahal belum digunakan.

Parahnya, bangunan yang diperkirakan masih pada tahap 75 persen diduga tidak mengikuti gambar yang tertera pada spesifikasi yang disetujui.

Papan proyek Poliklinik Desa Darunu. Foto: Tn Kamrin/Komentar.ID

Informasi didapat, proyek pembangunan Polindes Desa Darunu telah berujung di meja aparat hukum. Masalah ini sementara ditangani Kejaksaan Negeri Minahasa Utara dalam status penyelidikan.

Warga membawa permasalahan tersebut ke Kejaksaan dengan melaporkan mantan Pelaksana Tugas Hukum Tua atau Kepala Desa berinisial MJ, atas dugaan penyalahgunaan anggaran dana desa pada pembangunan Polindes.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Minahasa Utara, Eka Putra membenarkan penanganan proyek Polindes Desa Darunu."Iya benar kami telah menerima laporan dan sedang dalam proses," jawab Eka singkat melalui ponsel, Jumat (21/02-2020) siang. (***)