Legislator PSI Kejar Persoalan Proyek Incinerator di Manado -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Legislator PSI Kejar Persoalan Proyek Incinerator di Manado

editor: hut_kamrin
Jumat, 28 Februari 2020

Jurani Rurubua, Anggota DPRD Kota Manado. (Istimewa/Dok Pribadi)

Manado, KOMENTAR.ID

Legislator Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di DPRD Manado, Jurani Rurubua, terus mengejar persoalan proyek pengadaan alat pembakar sampah atau incinerator di Kota Manado.

Srikandi PSI ini penasaran karena proyek berbanderol Rp 11,025 miliar yang tertata di DLH Manado tersebut, tidak melalui mekanisme tender melainkan hanya proses penunjukan langsung atau PL. 

Bahkan Jurani mengatakan, pihak ULP yang berkompeten tidak transparan, hingga pengadaan incinerator itu belum memberikan dampak berarti terhadap persoalan sampah di Kota Manado.

"Hingga saat ini tidak ada penjelasan dari pihak ULP mengenai tahapan proses tender, kenapa incinerator yang menelan biaya miliaran rupiah mekanismenya hanya PL,” tanya Jurani di Kantor DPRD Manado, Jumat (28/02-2020).

Jurani menambahkan, sangat penting transparansi terkait dengan mekanisme pelelangan proyek tersebut. Apalagi budgetnya besar dan menggunakan uang rakyat.

"Itu uang rakyat, jadi masyarakat perlu tahu soal mekanisme proyek itu. Ada apa dengan ULP, dokumen yang dijanjikan sudah dua bulan tidak sampai ke komisi," herannya.

Srikandi PSI itu merasa perlu ada penjelasan secara konkrit terkait pengadaan incenerator tersebut karena sangat bersentuhan dengan kepentingan publik. 

"Sayang kalau ada kesan pembiaran dari pemerintah. Jadi pihak terkait, dalam hal ini SKPD harus kooperatif dalam memberikan data proses tahapan pengadaan incinerator," tegasnya.

"Ini beban moral kami sebagai penyambung lidah rakyat. Untuk itu kami akan fokus karena ini uang rakyat, seribu rupiah saja itu berharga apalagi miliaran. Transparansi anggaran harus di utamakan, sebagai fungsi pengawasan saya akan kejar sampai dengan persoalan ini terang benderang di mata masyarakat," pungkas Jurani.

Diketahui, komisi bidang pembangunan itu sementara melakukan konsultasi ke kementerian di Jakarta sehubungan dengan pengadaan dan pemanfaatan incinerator di Kota Manado.

***