JFE - SAS Sambut Immanuel Sebagai Kajari Baru -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

JFE - SAS Sambut Immanuel Sebagai Kajari Baru

editor: nox_nino
Minggu, 02 Februari 2020


Tomohon, KOMENTAR.ID

Walikota Tomohon, Jimmy F Eman SE Ak CA (JFE) didampingi Wakil Walikota Tomohon, Syerly Adelyn Sompotan (SAS) menghadiri
Pisah Samb

JFE - SAS foto bersama Kajari lama dan yang baru, didampingi Kapolres Tomohon dan Dandim Minahasa
ut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tomohon dari Edi Winarko SH MH kepada Immanuel Richendryhot SH MH, di Rumah Dinas Walikota Tomohon, pada Jumat (31/01) pekan lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Tomohon menjelaskan, dalam setiap perjumpaan pasti ada perpisahan, meskipun telah merajut kebersamaan dalam tugas dan tanggung jawab selama dua tahun lebih, namun hari ini kita pun harus dipisahkan melalui tugas dan pengabdian, menghentar yang terkasih Edy Winarko SH MH  untuk bertugas di tempat yang baru.

"Dan dengan penuh syukur dan sukacita, kita menyambut Immanuel Richendryhot, SH, MH sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Tomohon yang baru. Selamat datang di kota religius, kota festival bunga kebanggaan kami pemerintah dan masyarakat Tomohon.
Saya atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Kota Tomohon mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Kajari yang lama, yang telah mengabdikan diri, menjalin kerja sama, memberikan segenap tenaga, pikiran untuk membangun dan menciptakan masyarakat kota tomohon yang taat dan patuh pada hukum serta menjunjung tinggi hak asasi manusia, sehingga kondisi dan situasi keamanan tetap terkendali," jelasnya.

Lanjutnya, karena pembangunan di kota kita ini merupakan tanggung jawab kita bersama dalam kolaborasi Pentahelix (pemerintah, masyarakat, akademisi, pengusaha dan media). saya sangat yakin bahwa kehadiran Kajari yang baru dapat semakin menegakkan hukum di wilayah ini, sehingga Kota Tomohon dapat bebas dari tindak pidana kriminal dan korupsi.

"Semoga pemerintah dan pihak Kejari bisa dapat mewujudkan visi Kota Tomohon yaitu, terwujudnya masyarakat Kota Tomohon yang religius, berdaya saing, demokratis, sejahtera, berbudaya dan berwawasan lingkungan, menuju kota wisata dunia. Kerjasama dan koordinasi yang telah terbangun selama ini harus dipertahankan dan lebih ditingkatkan, dengan jalinan itulah, kita dapat bersama-sama menjalankan tugas dan fungsi kita masing-masing dengan baik," pungkasnya.