Gubernur Olly Kukuhkan Kepemimpinan Kepala Perwakilan BPKP Sulut yang Baru -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Gubernur Olly Kukuhkan Kepemimpinan Kepala Perwakilan BPKP Sulut yang Baru

editor: tino_mk
Senin, 17 Februari 2020

Gubernur Sulut Olly Dondokambey foto bersama Kepala Perwakilan BPKP Sulut yang baru dilantik dan penjabat lama. Foto: Tino/komentar.id

Manado, KOMENTAR.ID

Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangan (BPKP) Provinsi Sulut yang sebelumnya dijabat Sofyan Antonius, kini dijabat Setya Nugraha, setelah dilaksanakan pelantikan yang dipimpin langsung Gubernur Sulut Olly Dondokambey, di Aula C J Rantung, Kantor Gubernur Sulut, Senin (17/02-2020).

Pada kesempatan tersebut, Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah, Dadang Kurnia, menyerahkan Laporan Ikhtisar Hasil Pengawasan BPKP di Provinsi Sulut Tahun 2019 kepada Gubernur.

Laporan tersebut memuat hasil pengawasan BPKP terkait pengawalan pembangunan nasional, peningkatan ruang fiskal, pengamanan aset negara/daerah dan peningkatan governance system.

Dalam sambutannya, Dadang Kurnia memberikan selamat kepada Sofyan Antonius dan Setya Nugraha. Khusus kepada Sofyan Antonius, Dadang mengapresiasi kinerjanya dalam memimpin BPKP Sulut mengawal akuntabilitas keuangan dan pembangunan di Provinsi Sulut sembari berharap kepemimpinan yang juga optimal dalam mengemban amanah barunya sebagai Kapusbin JFA BPKP.

“Hal tersebut dilakukan BPKP melalui berbagai macam dimensi, seperti pengawalan program prioritas pembangunan, pengamanan aset negara/daerah, peningkatan ruang fiskal dan penguatan tata kelola pemerintahan yang didukung oleh Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) yang kuat dan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) yang kapabel,” ucap Kurnia.

Dijelaskan Dadang, dalam hal pencapaian target level 3 untuk Maturitas SPIP dan Kapabilitas APIP sesuai target RPJMN 2015 – 2019 yang selama ini telah dikawal oleh BPKP, bahwa dari 16 pemda di Sulut, 11 pemda telah mencapai Maturitas SPIP level 3 sedangkan 5 Pemda lainnya berada pada level 2. Untuk Kapabilitas APIP, 9 APIP telah mencapai kapabilitas level 3 (infrastructure) sesuai hasil penjaminan kualitas dari BPKP Pusat dan/atau BPKP Perwakilan dan 7 APIP masih berada di level 2. 

Dadang pun berpesan kepada Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulut yang baru agar dapat segera melakukan koordinasi dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan yang ada di Provinsi Sulut untuk lebih mengoptimalkan andil BPKP dalam pengawalan pembangunan, peningkatan tata kelola kepemerintahan, manajemen risiko, pengendalian intern penyelenggaran kepemerintahan dan pembangunan.

Sedangkan Gubernur Sulut Olly Dondokambey, turut mengapresiasi kinerja Sofyan Antonius dan seluruh unsur Perwakilan BPKP Sulut yang telah berperan mengawal akuntabilitas keuangan dan pembangunan di wilayahnya. 

“Saya berharap BPKP Sulut dapat terus berperan sebagai Auditor sekaligus Partner bagi Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam mengawal penyelenggaraan keuangan negara dan daerah melalui pemantapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah“ ungkapnya. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Provinsi Sulut, Forkopimda, Sekdaprov Sulut, para Walikota dan Bupati, dan para pimpinan instansi vertikal.

***