Gara - Gara Game "Mobile Legend", Anak Tega Aniaya Ayah Kandung -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Gara - Gara Game "Mobile Legend", Anak Tega Aniaya Ayah Kandung

editor: nox_nino
Senin, 24 Februari 2020

Tersangka saat berhasil diamankan Tim URC Totosik Polres Tomohon, saat sedang bersembunyi di rumah salah satu kerabatnya.


Tomohon, KOMENTAR.ID

Perbuatan tak terpuji dilakukan AG Alias Arya (16), warga Lansot Lingkungan Satu Tomohon, pada Minggu (23/02-2020).l, sekitar pukul 20.30 Wita.

Pasalnya, hanya gara-gara kesal karena pemainan game Mobile Legend - nya diganggu ayahnya karena disuruh cuci piring, tersangka nekat memukul ayahnya secara bertubi-tubi hingga mengalami memar dibagian wajah.

Kapolres Tomohon melalui Katim URC Totosik Polres Kota Tomohon pun membenarkan peristiwa tersebut.

Dikatakan Katim URC Totosik Polres Tomohon, Bripka Yanny Watung Sdb, kronologi kejadian tersebut terjadi  waktu tersangka saat itu sedang asik bermain game online di handphone - nya.

Saat sedang bermain, tiba - tiba ayah tersangka, VJG (49) warga yang sama, menyuruhnya untuk segera mencuci piring kotor yang ada di rumah nya. Tersangka yang saat itu tengah santai bermain lalu menyahut, jika akan dilakukan usai permainannya selesai.

"Mungkin kesal karena terganggu, tersangka yang sedang mencuci piring tanpa sengaja menjatuhkan piring yang di cuci hingga pecah. Sontak korban langsung menegur tersangka agar berhati - hati," jelasnya.

Katim menjelaskan, saat korban hendak menaruh piring kotor di tempat cuci piring dimana tersangka berada, tiba - tiba air cuci piring kecipratan pada tersangka.

Tersangka yang merasa sakit hati langsung hendak keluar dari rumah. Ayahnya yang melihat hal tersebut langsung melarang dan mengambil sapu ijuk dan memukul kaki tersangka. Hal ini dilakukan korban, agar tersangka tak keluar rumah dan menyelesaikan pekerjaan cuci piring.

"Tersangka yang saat itu sudah sakit hati, tiba - tiba langsung melayangkan pukulan secara berulang kali ke arah wajah korban, sehingga menyebabkan  luka lebam dan bengkak di bagian mata kanan dan luka lebam di pelipis sebelah kiri. Usai melakukannya, tersangka langsung melarikan diri dan bersembunyi di rumah salah satu kerabatnya," urai Katim.

Merasa sakit hati dan tak menyangka perbuatan itu bisa dilakukan anaknya, korban langsung melapor ke aparat kepolisian, yang langsung ditanggapi Tim URC Totosik Polres Tomohon.

"Saat ini tersangka sudah berhasil kami amankan ditempat persembunyiannya. Dia pun langsung kami giring ke Polres Tomohon, agar segera bisa ditangani pihak penyidik," tutupnya.