Flight China-Manado Tutup Pengaruhi Okupansi Hotel, Alvionita Yakin Naik Lagi -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Flight China-Manado Tutup Pengaruhi Okupansi Hotel, Alvionita Yakin Naik Lagi

editor: mamahit_kimmy
Senin, 03 Februari 2020

Sales Executive Hotel Gran Puri Manado, Alvionita Lesar. (Istimewa/Dokumentasi Pribadi)

Manado, KOMENTAR.ID

Penutupan sementara penerbangan dari China ke Manado dan sebaliknya, diakui ikut memengaruhi okupansi atau tingkat hunian hotel di Sulut.

Namun begitu, pihak Gran Puri Hotel Manado tetap optimis tingkat hunian akan kembali naik dalam beberapa waktu ke depan.

"Ada pengaruhnya penutupan penerbangan ke luar negeri khususnya ke China. Untuk saat ini memang tidak ada lagi, tapi kami yakin occupant hotel akan kembali naik," kata Alvionita Lesar,  Sales Executive Hotel Gran Puri Manado, saat saling WhatsApp dengan Komentar.ID, Senin (03/02-2020).

Untuk saat ini menurutnya pihak hotel berusaha meningkatkan pelayanan bagi tamu-tamu yang datang.

Selain itu menurutnya pihak hotel juga berusaha dengan cara menggelar iven-iven menarik yang dapat membuat tamu datang, seperi menjelang Valentine’s Day.

Diketahui, penerbangan China-Manado dan sebaliknya, ditutup untuk sementara waktu oleh pemerintah daerah imbas virus corona.

Keputusan ini diambil Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang memberhentikan sementara waktu penerbangan dari dan ke negeri tirai bambu.

“Kita menunda sementara penerbangan langsung dari China,” ucap Dondokambey di Manado, Selasa (28/01-2020) lalu.

Gubernur belum memastikan sampai kapan penutupan sementara penerbangan dari China. Hal itu dilakukan untuk menjamin tidak adanya penyebaran virus tersebut di Sulut. 

“Sampai keadaan membaik, ini sudah di koordinasikan dengan pemerintah pusat dan pihak maskapai,” singkatnya.

***