Dirut PD Pasar: Ada Apa Dengan Syarifudin Saafa -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Dirut PD Pasar: Ada Apa Dengan Syarifudin Saafa

editor: rolly_sondakh
Kamis, 27 Februari 2020

Dirut PD Pasar vs Anggota DPRD Manado Syarifudin Saafa. (File Komentar.ID)

Manado, KOMENTAR.ID

Anggota DPRD Manado Syarifudin Saafa mengatakan, penagihan restribusi yang dilakukan oleh PD Pasar Manado dilokasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) tabrak aturan. Hal itu dikatakan Saafa menyusul belum adanya peraturan daerah (Perda) Penyertaan Modal Pemerintah Kota Manado kepada Perusahaan Daerah Pasar Kota Manado.

"Apabila PD Pasar menagih bea di TPI maka itu pungli, dan bisa ditangkap. Karena undanv-undang 28 tentang pajak dan restribusi, namanya pasar tidak bisa menagih bea di tempat milik pemerintah, kecuali kecuali lahan itu sudah disertakan modalnya ke PD Pasar," ketus Saafa.

Lanjut dijelaskan Saafa, TPI tersebut sampai saat ini belum diserahkan ke PD Pasar, jadi menurutnya apa yang dilakukan oleh pemkot melanggar aturan

"Apa yang dilakukan oleh pemkot sesuai surat yang dikeluarkan sekda itu salah. Penyertaan modal harus ada perdanya dan disetujui oleh DPR," beber Saafa.

Terpisah, Direktur Utama PD Pasar Manado Stenly Suwuh menegaskan bahwa tidak perlu menjadi polemik, karena PD Pasar sudah menjalankan tugas dan fungsi sesuai dengan aturan.

"Saya kira tidak perlulah dipolemikan, inikan sama-sama milik pemerintah, kami hanya menindaklanjuti apa yang menjadi kebijakan pemerintah kota. Apalagi payung hukumnya jelas, perda nomor 1 tahun 2013 pasal 1 ayat 14 disitu jelas," jelas Suwuh.

Suwuh sendiri meminta agar ada dukungan dari DPRD Manado terkait dengan program pemerintah. "Seharusnya DPRD mendukung, bukan menghambat dengan kepentingan politik, patut dipertanyakan, ada apa dengan Syarifudin Saafa," tandas Suwuh.

(*)