Bawaslu Minsel Waspadai Penyusupan Partisan Partai Dalam Rekrutmen Tenaga Ad Hoc -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Bawaslu Minsel Waspadai Penyusupan Partisan Partai Dalam Rekrutmen Tenaga Ad Hoc

editor: komentar.id
Kamis, 06 Februari 2020

Kordiv Hukum dan Penindakan Bawaslu Minsel, Franny Sengkey SE. (Istimewa/Dokumentasi Bawaslu Minsel)

Amurang, KOMENTAR.ID

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Minahasa Selatan memperketat proses rekrutmen tenaga ad hoc.

Hal ini dilakukan guna mewaspadai adanya penyusupan partisan partai dalam rekrutmen tenaga ad hoc, baik di Bawaslu maupun KPUD.

“Jadi kita akan lebih perketat proses rekrutmennya jangan sampai ada orang partai yang menyusup masuk menjadi tenaga ad hoc, semisal menjadi panwas desa, termasuk jajaran ad hoc di KPUD,” tegas Kordiv Hukum dan Penindakan Bawaslu Minsel Franny Sengkey SE, di Kantor Bawaslu Minsel, Kelurahan Pondang Kecamatan Amurang Timur, Kamis (06/02-2020).

Menurut Sengkey, pihaknya akan sangat seleksi dalam melihat rekam jejak personel yang akan direkrut. Dia juga mengingatkan KPU yang sedang melakukan rekrutmen PPK utuk mewaspadai penyusupan anggota partisan partai. 

"Jangan sampai ulah satu dua orang mencoreng marwah kelembagaan yang independen ini” tukas waseng Tompaso Baru ini.

Diketahui, proses rekrutmen anggota panitia pengawas desa sudah akan dimulai tanggal 10 Februari ini. Sosialisasi terkait tahapan penerimaan ini pun gencar dilakukan Bawaslu Minahasa Selatan.

(kid)