Bank Artha Graha Manado Dipolisikan, Ini Penyebabnya -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Bank Artha Graha Manado Dipolisikan, Ini Penyebabnya

editor: rolly_sondakh
Sabtu, 22 Februari 2020

Kantor Bank Artha Graha Cabang Manado. (File istimewa)

Manado, KOMENTAR.ID

PT Bank Artha Graha Internasional Tbk Cabang Manado bakal dipolisikan oleh karyawan Audri Mantiri, dikarenakan dirinya diberhentikan sepihak.

Mantiri yang ditugaskan bekerja di PT Bank Artha Graha Internasional Tbk sebagai karyawan tetap sejak Februari 2011 hingga 17 Oktober 2018, tidak mendapatkan pesangon sesuai dengan masa kerjanya yakni 7 tahun 10 bulan.

“Saya sebagai tenaga kerja outsourcing yang ditugaskan bekerja di PT Bank Artha Graha Internasional Tbk sebagai karyawan tetap tenaga security sejak Februari 2011 hingga 17 Oktober 2018. Praktis masa kerja 7 tahun 10 bulan dengan memperoleh upah sebesar Rp2.450.000 bulan,” katanya, Kamis (20/02-2020) lalu.

Padahal kata dia, sudah ada Surat Keputusan (SK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulut yang menuliskan anjuran terhadap perusahaan PT Bank Artha Graha Internasional Tbk Cabang Manado dan PT Bakti Artha Reksa Sejahtra (outsorsing) menyangkut permohonan atas haknya.

“Dalam proses penutupan PT Bank Artha Graha Internasional Tbk Mall Manado, saya diberhentikan dari pekerjaan. Saya pun memohon agar mendapatkan hak dan pesangon kerjanya sejak 7 tahun bekerja. Tapi kedua perusahaan menolak dengan berbagai dalil dan upaya mempersulit permohonan penyelesaian tersebut,” katanya.

Meski begitu, laporan yang dimasukkan Mantiri ke Disnakertrans Sulut  31 Oktober 2019 mendapat respon positif Kepala Dinas Ernny B Tumundo.

“Lalu sudah dimediasi agar pihak pengusaha dan pimpinan perusahaan segera membayar hak-hak sesuai masa kerja 7 tahun. Berdasarkan surat no.560/ DTKT.1V/63/20019 pada 14 Januari 2019 sidang mediasi dilaksanakan pada 15 Januari 2019 dihadiri saya sendiri, PT Bank Artha Graha Internasional Tbk Cabang Manado oleh Reymond Kindangen, yang hasilnya belum ada kepastian,” ujarnya.

Menurut Audri, jika Disnakertrans Sulut tidak dapat menyelesaikan perkara tersebut ke mana lagi mengadu. “Saya berharap masalah ini bisa selesai. Jika tidak, saya akan menempuh jalur hukum,” seru Mantiri.

Sementara itu, Wakil Kepala PT Bank Artha Graha Cabang Manado, Ando Soda saat dikonfirmasi Senin (17/02-2020) lalu menjelaskan, permasalahan tersebut telah ditangani Bank Artha Graha Pusat.

“Soal kepastian waktu penyelesaian masalah ini kami dari Bank Artha Graha Cabang Manado belum bisa memastikan kapan. Yang pasti kami menunggu jawaban dari pusat, selanjutnya silahkan tanya yang bersangkutan dalam hal ini Audrey Mantiri. Saya tahu persis masalah ini, tapi cukup panjang untuk jelaskan,” pungkas Soda.

***