Astaga, Anak Durhaka Aniaya Ibu Kandung dengan Balok Kayu -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Astaga, Anak Durhaka Aniaya Ibu Kandung dengan Balok Kayu

editor: nox_nino
Sabtu, 29 Februari 2020

Yersangka saat diamankan tim URC Totosik Polres Tomohon.


Tomohon, KOMENTAR.ID

Perbuatan tak terpuji dilakukan RS alias Egen (36) warga Tumatangtang Satu lingkungan 4, pada Sabtu (28/02-2020), sekitar pukul 12.00 Wita.

Tersangka dengan tega menganiaya ibu yang melahirkannya, yakni TSL alias Theresia (58) warga yang sama, dengan sebuah balok kayu hingga sampai patah tangan.

Tak sampai disitu, tersangka kemudian membentak dan bahkan menyekap ibunya dalam sebuah kamar, dan kembali menganiaya ibu kandungnya dengan pukulan bertubi - tubi.

Kapolres Tomohon melalui Katim URC Totosik Polres Tomohon, Yanny Watung Sdb membenarkan peristiwa keji tersebut.

Dijelaskan Watung mengutip laporan ibu tersangka di Polres Tomohon, siang itu korban hendak pulang mandi usai mengunjungi rumah orang Tua di Kelurahan Tumatangtang Satu lingkumgan 2. 

Sesampainya di rumah, tanpa alasan korban tidak diijinkan tersangka, untuk masuk dan mandi di dalam rumah.

Karena tidak diijinkan masuk, korban akhirnya memilih mandi di parit yang ada dibelakang rumah. 

"Melihat ibunya sementara mandi, tersangka langsung membentak korban dan selanjutnya memukul korban dengan balok kayu sampai korban mengalami patah tulang tangan kanan. Merasa terancam, korban selanjutnya melarikan diri ke rumah orang tua korban," jelas Watung.

Dijelaskannya, sekira jam 19.00 Wita korban kembali ke rumah hendak beristirahat. ketika sedang beristirahat di dalam kamar, tersangka memanggil korban keluar dan membentak-bentak korban diikuti pukulan kearah tubuh bertubi - tubi.

"Usai memukul, korban langsung disekap didalam kamar, hingga akhirnya sekira pukul 21.00 Wita, korban berhasil melarikan diri dan menuju ke rumah orang tua korban," jelas Katim.

Menurutnya, kami yang menerima laporan langsung meluncur kerumah tersangka. Tersangka akhirnya berhasil kami amankan tanpa perlawanan. 

""Dari keterangan tersangka, dia melakukan perbuatan keji tersebut, karena ibunya tak merestui hubungan kumpul kebo dengan pasangannya.
Saat ini tersangka sudah kami amankan di Polres guna mempertanggung-jawabkan perbuatannya,"pungkas Watung.