Akhirnya Mendagri Tito Karnavian ‘Lempar Handuk’ -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Akhirnya Mendagri Tito Karnavian ‘Lempar Handuk’

editor: komentar.id
Rabu, 26 Februari 2020

SAH: Mendagri Tito Karnavian melantik Bupati dan Wakil Bupati Talaud di Kantor Kementerian RI, Rabu (26/02-2020) pagi tadi. (Jun TS/Komentar.ID)

Jakarta, KOMENTAR.ID

Tarik ulur pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara Elly Engelbert Lasut-Moktar Parapaga (E2L-Moktar) selesai. 

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memutuskan, melantik pasangan yang memenangkan Pilkada 2018 silam itu. 

Keputusan ini diambil setelah Gubernur Sulut Olly Dondokambey mempersoalkan keabsahan periodesasi kepemimpinan E2L saat menjadi Bupati Talaud di masa silam. 

Bahkan Olly pun tidak menindaklanjuti Surat Keputusan (SK) Mendagri mengenai pelantikan E2L-Moktar. 

Sikap keras Pemprov Sulut tersebut kemudian membuat Mendagri Tito Karnavian harus ‘angkat bendera putih’ melantik sendiri paket E2L-Moktar. 

“Kita selama ini terperangkap asumsi, bahwa seolah-olah Pemprov Sulut berhadap-hadapan dengan Elly Lasut. Pandangan ini salah. E2L-Moktar itu subyek politik yang mengikuti relung UU Pilkada. Mereka produk sebuah perjalanan demokrasi yang diselenggarakan lembaga-lembaga negara,’’ ungkap tokoh pemuda Sulut, Donny Daniel Lasut, di Warong Kobong Manado, Rabu (26/02-2020) siang.

Donny Daniel Lasut (D2L). (Istimewa/Dokumentasi Pribadi)

Logikanya, kata D2L, lembaga penyelenggara Pilkada yang harus lebih kompeten dan qualified mempertanggungjawabkan keabsahan E2L-Moktar di mata pemprov. 

SK Mendagri yang ditujukan kepada pemprov beberapa waktu lalu, menurut D2L merupakan ujian kewibawaan institusi negara di depan publik. 

“Nah ketika itu tidak ditindaklanjuti berarti publik melihat Kemendagri bukan lagi lembaga yang digdaya dan dapat mengatur pemerintah daerah. Pelantikan E2L-Moktar menandai Mendagri lempar handuk alias melantik sendiri,” tutur D2L.

(kid)