Virus Corona Diduga dari Kelelawar di Pasar, Dinkes Pastikan Manado Aman -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Virus Corona Diduga dari Kelelawar di Pasar, Dinkes Pastikan Manado Aman

editor: komentar.id
Jumat, 24 Januari 2020

Di Cina, Virus Corona diduga berasal dari kelelawar yang dijual di pasar-pasar tradisional. Tampak kelelawar yang dijual di salah satu swalayan di Manado. (JK/Komentar.ID)

Manado, KOMENTAR.ID

Virus Corona yang merebak diduga berasal dari hewan liar yang dijual di Pasar Seafood Huanan, Wuhan, China. Dugaan sementara hewan liar tersebut adalah kelelawar atau ular, meskipun sampai saat ini belum dapat dibuktikan.

Melansir Kompas dari Mothership Singapore, Pasar Seafood Huanan merupakan pasar tradisional yang menjual bebagai barang kebutuhan sehari-hari. Namun pasar ini juga menjual benda tak lazim, termasuk hewan liar hidup atau siap olah.

Namun, difollow-up soal ini, Dinas Kesehatan Manado memastikan daerah ini masih terbebas dari Virus Corona. Kepala Dinkes Manado dr Ivan Marthen menyebut, virus tersebut masih negatif.

“Belum ditemukan ada kasus ini di Manado. Warga lokal atau pun pendatang belum ada yang terdeteksi,” beber dr Ivan dikonfirmasi via WhatsApp, Jumat (24/01-2020). 

Walikota Vicky Lumentut memantau alat thermal scanner di Bandara Sam Ratulangi, Kamis (23/01-2020). (Istimewa/Allen Sumerah)

Walikota Manado Dr GS Vicky Lumentut melakukan gerak cepat mengantisipasi masuknya Virus Corona atau virus mematikan jenis baru dari Cina.

Walikota dan tim termasuk Dinkes Manado, melakukan kroscek di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, terkait penggunaan thermal scanner atau pemindai suhu tubuh yang dipasang di bandara. 

"Yang paling awal bisa dideteksi adalah dengan thermal scanner untuk mendeteksi suhu tubuh. Kalau ada orang dari luar negeri masuk ke Bandara Sam Ratulangi Manado dengan suhu tubuh di atas 38 derajat celcius, maka posturnya terlihat berwarna merah pada thermal scanner. Tentunya kita mencegah agar jangan virus ini masuk ke kota kita,” ujar Vicky Lumentut saat melakukan pemantauan di bandara, Kamis (23/01-2020).

Di satu sisi warga Manado diimbaunya tidak khawatir dan diharap tetap menjadi tuan rumah yang baik bagi para wisatawan termasuk wisatawan Cina yang menurut data otoritas bandara kunjungannya mencapai 500 orang per hari.

(kid)