Soal Ekspos Kasus Talaud, Talumepa: Ibarat Dua Ahli Hukum Bertemu, Hasilkan Tiga Pendapat -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Soal Ekspos Kasus Talaud, Talumepa: Ibarat Dua Ahli Hukum Bertemu, Hasilkan Tiga Pendapat

editor: mamahit_kimmy
Rabu, 15 Januari 2020

Kadis Kominfo Pemprov Sulut Christiano Talumepa bersama Gubernur Olly Dondokambey. (Istimewa/Komentar.ID)

Manado, KOMENTAR.ID

Kementerian Dalam Negeri menggelar ekspos kasus belum dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Talaud terpilih, di Gedung A Kantor Kemendagri, Jakarta, Rabu (15/01-2020) siang tadi.

Ekspos kasus berdasarkan salinan putusan Mahkamah Agung (MA) RI Nomor 584/K/TUN/2019 tertanggal 6 Desember 2019 yang menyatakan bahwa Elly Engelbert Lasut tidak bisa dilantik sebagai Bupati Talaud karena sebelumnya sudah dua periode menjabat. Putusan MA tersebut secara otomatis mencabut Keputusan Mendagri Nomor 131.71-3241 Tahun 2017.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Pemprov Sulawesi Utara, Christiano Talumepa SH mengungkap, pada kesempatan tersebut, Kemendagri mendengar pendapat para Saksi Ahli Hukum dari tiga pihak, yakni masing-masing tiga orang dari Kemendagri, tiga orang dari pihak Pemprov Sulut dan tiga orang dari pihak Elly Lasut.

"Jadi terkait putusan MA, Kemendagri telah mendengar pendapat dari saksi ahli tiga pihak. Untuk Pemprov Sulut terdiri dari DR Riawan Chandra, Prof Irman Sidin dan Prof Aminuddin Ilmar. Nah, selanjutnya pihak Kemendagri akan mengambil tindakan ke depan setelah keluar putusan MA," ungkap Talumepa yang akrab dengan julukan Chrystal melalui rilis yang diterima Komentar.ID, Rabu (15/01-2020).

Susana ekspos kasus Talaud menghadirkan para pakar hukum. (Istimewa/Komentar.ID)

Lebih lanjut, mengenai kemungkinan hasilnya, Talumepa yang dikenal sebagai birokrat andal dengan basic ilmu hukumnya mengatakan, hasil paparan saksi ahli tersebut berbeda-beda. 

“Harus dipahami ibaratnya dua orang ahli hukum bertemu akan menghasilkan tiga pendapat. Jadi bisa dibayangkan dalam pertemuan ini sembilan orang ahli memberikan pendapat yang berbeda-beda. Jadi ada puluhan pendapat hukum yang berbeda," urainya. 

Namun yang pasti, tegas Talumepa, pendapat-pendapat hukum para ahli tidak bisa merubah Putusan MA. "Kalau ada pihak yang tidak puas dengan putusan MA, silahkan lakukan upaya hukum luar biasa lewat PK," kuncinya.

Sebelumnya di hadapan wartawan, Wagub Sulut Drs Steven Kandouw menunjukkan hasil putusan MA sebagai pegangan Pemprov Sulut terhadap tidak dilantiknya Bupati Talaud. 

Elly Lasut telah menjabat Bupati Kepulauan Talaud selama dua periode. Dan bila dilantik akan menjadi tiga periode.

Sedangkan pada ekspos kasus di Kemendagri, hadir Gubernur Olly Dondokambey, Sekprov Edwin Silangen, Kadis Kominfo Christiano Talumepa, Karo Hukum Flora Krisen dan Karo Pemerintahan Jemmy Kumendong.

***