Rumah Sakit Gunung Maria Tomohon Bantah Putus Kontrak dengan BPJS -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Rumah Sakit Gunung Maria Tomohon Bantah Putus Kontrak dengan BPJS

editor: komentar.id
Kamis, 16 Januari 2020

Direktur RS Gunung Maria Tomohon, dr Franklyn Palendeng saat memberi keterangan pers soal BPJS. (Seydi/Komentar.ID)


Tomohon, KOMENTAR.ID

Direktur Rumah Sakit Gunung Maria Tomohon dr Frankly Palendeng membantah pihaknya telah putus kontrak dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, sejak 1 Januari. 

Kepada sejumlah wartawan di Tomohon, Rabu (15/01-2020), dr Frankly menjelaskan kabar putus kontrak keliru melainkan hanya terjadi kesalahpahaman antara pihak RS Gunung Maria dan BPJS Cabang Tondano.

Yang terjadi sebenarnya adalah pihak 
BPJS Cabang Tondano yang telah memberitahukan sejak 27 Desember tahun kemarin, tidak akan memperpanjang kontrak kerjasama. Kami sempat mempertanyakan hal tersebut, berhubung RS Gunung Maria sudah layak untuk bekerjasama dan sudah memenuhi persyaratan sesuai akreditasi," jelasnya.

Menurut Palandeng, sebagai RS yang memiliki pasien rawat inap sebanyak 1000 orang dan 5000 orang rawat jalan menggunakan BPJS, sangat berharap pihak BPJS Cabang Tondano melanjutkan kembali kerjasama yang sempat terputus. 

“Penyebab putusnya kontrak dengan BPJS Kesehatan tersebut dikarenakan masalah administratif yang sebetulnya bisa dikomunikasikan. Jadi kalau memang ada kesalahan, kami tentu sangat siap untuk berbenah soal administrasinya. Nanti kami akan di mediasi DPRD Kota Tomohon soal hal ini, dan kami berharap bisa segera mendapatkan jalan keluar secepatnya, agar hubungan kerjasama bisa segera dilanjutkan," pungkasnya.

(sey/*)