Proyek Incinerator Rp 11 M di Dinas Lingkungan Hidup Manado Diduga Bermasalah -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Proyek Incinerator Rp 11 M di Dinas Lingkungan Hidup Manado Diduga Bermasalah

editor: komentar.id
Rabu, 15 Januari 2020

Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado telah membeli lima unit Incinerator dengan banderol Rp 11 miliar di penghujung tahun 2019. Namun sayang, alat pembakar sampah itu belum bisa difungsikan. (Istimewa/Ilustrasi/*)


Manado, KOMENTAR.ID

Proyek Incinerator atau alat pembakar sampah di Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado, diduga bermasalah. Sumber Komentar.ID menyebut, proyek yang mengandalkan dana APBD Manado 2019 ini, bermasalah, mulai dari tahapan perencanaan serta realisasi.

“Pokoknya patut diduga bermasalah. Masalahnya banyak dan besar, sebesar anggarannya, Rp 11 miliar,” kelakar sumber di Manado, Rabu (15/01-2020) sore.

Menurutnya, pengadaan Incinerator sudah terealisasi. Manado kini punya lima unit alat pembakar sampah tersebut, namun belum juga dioperasikan.

“Masalahnya alat itu tidak bisa dioperasikan karena listrik tidak menunjang. Sudah dibeli dari Jakarta oleh kontraktor PT A sebanyak lima unit. Tiga sudah di sebar ke kecamatan, dua lainnya masih di area Kantor Dinas PUPR,” sebut sumber.

Namun, sumber yang mewanti namanya tidak diekspos menegaskan, kendala listrik hanyalah bagian kecil dari persoalan yang ada. Dia mengklaim ada masalah besar terhadap pengadaan Incinerator tersebut.

Kadis Lingkungan Hidup Kota Manado Treesje Mokalu SPd MAP dikonfirmasi via telepon mengakui lima unit Incinerator belum bisa dioperasikan karena listrik belum menunjang.

“Namun tahun 2020 ini dipastikan beroperasi. Kami sudah bermohon ke PLN untuk listriknya. Dan dari PLN meminta agar instalasi alatnya disiapkan terlebih dulu,” tukas Mokalu.

Incinerator adalah alat pembakar sampah yang dioperasikan dengan menggunakan teknologi pembakaran pada suhu tertentu, sehingga sampah dapat terbakar habis.

(kid)