Pricilia Tetap Enjoy Jadi Karyawan Magang di Aston Hotel Milik Opanya -->
Cari Berita

Advertisement

Translate

Berita Pilihan

Pricilia Tetap Enjoy Jadi Karyawan Magang di Aston Hotel Milik Opanya

editor: komentar.id
Kamis, 16 Januari 2020

Pricilia Boo, cucu pemilik Aston Hotel Manado Wempie Umboh. (Jandry Kandores/Komentar.ID)

Manado, KOMENTAR.ID

Namanya Pricilia Boo. Perawakannya manis dan sangat ramah. Kerjanya juga supel dan cekatan, meski hanya tercatat sebagai karyawan magang (trainee) di Aston Hotel Manado.

“Terima kasih, iya saya trainee di sini. Ingin belajar dan merasakan situasi bekerja sebagai karyawan hotel,” seloroh Pricilia diwawancarai Komentar.ID, di lobi Aston Hotel Manado, Rabu (15/01-2020) sore.

Pricilia memberi salam hormat kepada setiap tamu di Lobi Aston Hotel Manado. (File Komentar.ID)

Gadis pemalu yang baru berusia 16 tahun ini menjadi pusat perhatian di hotel itu, karena diketahui merupakan cucu dari pemilik Aston Manado, Wempie Umboh.

Ketua DPC Demokrat Manado Noortje Van Bone yang kebetulan sedang melaksanakan kegiatan partai di hotel tersebut, bahkan terkagum-kagum dengan sosok Pricilia Boo.

“Dia ini cucunya pemilik hotel ini loh. Tapi dari tadi di ruangan kegiatan, dia bekerja seperti karyawan trainee pada umumnya. Berdiri hampir seharian, angkat piring dan gelas kotor dan sebagainya. Ini anaknya ramah,” celoteh Van Bone sambil merangkul Pricilia.

Ketua DPC Demokrat Manado sekaligus Wakil Ketua DPRD Manado Noortje Van Bone sangat mengapresiasi dan takjub dengan kesederhanaan Pricilia Boo, cucunya pemilik Aston Hotel Manado. (File Komentar.ID)

Pricilia Boo merupakan cucu dari Wempie Umboh, Owner Aston Hotel Manado. Meski sebenarnya bisa mendapat kesempatan lebih di hotel itu, namun Pricilia terlihat tetap enjoy menikmati tugasnya sebagai karyawan magang di hotel milik opanya sendiri.

“Saya sejak SMP studi di Singapura dan kesempatan kerja trainee di sini untuk menunggu studi lanjutan kelas 1 SMA di Singapura. Di sana sekolahnya belum mulai, masih libur,” beber Pricilia dengan dialek Manado campur Inggris.

Di Singapura, Pricilia tinggal di Tangling City, sebuah daerah yang dikenal sebagai pusat penjualan elektronik. Dan dalam memanfaatkan momen libur, Pricilia yang mengaku belum punya pacar ini sering berkunjung ke Manado.

“Saya warga negara setengah-setengah. Setengah Singapura, setengah Manado. Mama, mama saya orang Manado,” tukas Pricilia yang sangat malu ketika hendak di foto. 

Pricilia harus nyerempet ke belakang receptionist karena malu untuk difoto. (File Komentar.ID)

(kid)